BeritaNasional

Inovasi Kamera Ponsel Tiongkok Makin Dekati Kualitas Kamera Profesional

27
×

Inovasi Kamera Ponsel Tiongkok Makin Dekati Kualitas Kamera Profesional

Sebarkan artikel ini
Foto yang diabadikan pada 10 September 2026 ini menunjukkan deretan ponsel flagship. (Xinhua/Istimewa)

JAKARTA, eNewskalteng.com – Persaingan industri ponsel pintar kini memasuki fase baru. Sejumlah produsen asal Tiongkok semakin aktif menghadirkan teknologi kamera yang mendorong kemampuan fotografi ponsel mendekati perangkat kamera profesional.

Berbagai inovasi tersebut terlihat pada sejumlah ponsel flagship, mulai dari mekanisme kamera yang unik hingga penggunaan sensor berukuran besar dan teknologi kecerdasan buatan (AI). Perkembangan itu turut mengubah standar fotografi pada perangkat seluler.

Dari Megapiksel ke Sensor Besar

Aditya (37), jurnalis teknologi di Jakarta, menilai persaingan kamera ponsel mulai bergeser dari sekadar mengejar jumlah megapiksel menuju pengembangan ukuran sensor dan teknologi optik. Menurutnya, produsen kini tidak hanya mengandalkan resolusi 108 atau 200 megapiksel. Penggunaan sensor berukuran besar, termasuk sensor 1 inci, menjadi salah satu fokus karena mampu menangkap lebih banyak cahaya. “Tren terbesarnya adalah perpindahan dari ‘perang megapiksel’ ke ‘perang ukuran sensor’ dan kolaborasi eksklusif,” ujar Aditya kepada Xinhua, Senin (21/9).

Sensor yang lebih besar memungkinkan kamera menghasilkan rentang dinamis yang lebih luas serta membantu mempertahankan kualitas gambar ketika digunakan dalam kondisi pencahayaan rendah. Selain perangkat keras, kerja sama dengan perusahaan optik ternama seperti Leica, Hasselblad, dan Zeiss juga semakin banyak diterapkan pada ponsel premium. Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan karakter warna maupun rancangan sistem optik.

Aditya mencontohkan kerja sama Leica dan Xiaomi yang turut mengembangkan profil warna serta desain optik untuk menghasilkan karakter gambar tertentu. Di sisi lain, teknologi telefoto periskop menjadi perkembangan penting lainnya. Dengan menggunakan susunan lensa dan prisma yang ditempatkan secara horizontal, teknologi ini memungkinkan kemampuan optical zoom hingga beberapa kali pembesaran tanpa membuat bodi ponsel terlalu tebal. Teknologi tersebut juga dikembangkan untuk kebutuhan telemakro. Penggunaan elemen lensa yang dapat bergeser memungkinkan kamera menangkap objek dari jarak dekat dengan detail tinggi serta menghasilkan latar belakang yang lebih lembut.

AI Jadi Medan Persaingan Berikutnya

Seiring keterbatasan ukuran perangkat keras, persaingan kamera ponsel diperkirakan semakin bergeser ke teknologi computational photography berbasis AI. Menurut Aditya, AI generatif pada masa mendatang tidak hanya digunakan untuk memperbaiki wajah atau kualitas foto. Teknologi tersebut berpotensi membantu merekonstruksi detail gambar ketika pengguna melakukan pembesaran ekstrem hingga mengatur kembali pencahayaan objek secara real-time. Perkembangan itu menunjukkan bahwa persaingan kamera ponsel tidak lagi hanya ditentukan oleh spesifikasi sensor dan lensa, tetapi juga kemampuan perangkat lunak dalam mengolah hasil tangkapan gambar.(red)