BeritaEkonomiEksekutifPemprov Kalimantan Tengah

Pemprov Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 10 Kabupaten/Kota, Wujud Nyata Peringatan Hari Pangan Sedunia

158
×

Pemprov Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 10 Kabupaten/Kota, Wujud Nyata Peringatan Hari Pangan Sedunia

Sebarkan artikel ini
Foto Bersama usai rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-45 Tahun 2025.(Photo/zen)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di 10 kabupaten/kota sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-45 Tahun 2025, Kamis (16/10/2025).


Kegiatan ini dipusatkan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng dan dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Leonard, ditegaskan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi utama kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, petani, pelaku usaha pangan, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan sistem pangan yang kuat dan mandiri.

“Saya ingin menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh elemen untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memastikan ketersediaan pangan yang adil bagi semua lapisan masyarakat,” ujar Leonard membacakan sambutan Gubernur.

Menurutnya, pelaksanaan GPM bukan hanya sekadar kegiatan seremonial memperingati HPS, tetapi juga merupakan strategi konkret Pemprov Kalteng menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan pokok, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Natal dan Tahun Baru.
Kegiatan ini menggandeng berbagai pihak seperti BULOG, IDFOOD, BUMD pangan, distributor, Gapoktan, petani/peternak, serta pelaku usaha pangan lainnya.

Leonard mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ia menegaskan, Gerakan Pangan Murah telah berkontribusi menekan inflasi, yang saat ini masih terkendali di bawah 3 persen.

“Sinergi pemerintah dengan pelaku usaha pangan telah berhasil menjaga daya beli masyarakat tetap kuat di tengah tantangan ekonomi,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Leonard juga mengajak masyarakat untuk mendukung kemandirian pangan dengan menanam tanaman pangan sederhana seperti cabai dan sayur di pekarangan rumah, serta tidak membakar lahan sembarangan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng, Agus Candra, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis menghadapi potensi gejolak harga menjelang hari besar keagamaan.
Ia menuturkan, berbagai komoditas pangan dijual dengan harga lebih rendah dari pasar seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, bawang, ikan segar, dan produk UMKM lokal.

“Keterlibatan semua pihak, mulai dari petani hingga pelaku usaha, diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah dan memperbaiki pola konsumsi masyarakat,” ujarnya.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Darliansyah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng Herson B. Aden, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, serta Satgas Pangan Polda Kalteng.(y)