BeritaEkonomiEksekutifPemprov Kalimantan Tengah

Warga Antusias Serbu Gerakan Pangan Murah Kalteng, Harga Lebih Murah Tekan Inflasi Daerah

137
×

Warga Antusias Serbu Gerakan Pangan Murah Kalteng, Harga Lebih Murah Tekan Inflasi Daerah

Sebarkan artikel ini
Plt. Sekda Prov. Kalteng, Leonard S. Ampung saat membacakan sambutan Gubernur pada kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Palangka Raya.(Photo/Zen)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Antusiasme warga terlihat tinggi dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kamis (16/10/2025).
Kegiatan yang juga berlangsung serentak di 10 kabupaten/kota ini menjadi ajang yang dinantikan masyarakat karena menawarkan harga kebutuhan pokok jauh lebih murah dibanding harga pasar.

Sejak pagi, warga telah memadati halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng. Berbagai komoditas laris diburu pembeli, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, ikan segar, sayur-mayur, hingga produk UMKM lokal.

Plt. Sekda Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, yang hadir membuka kegiatan mewakili Gubernur Kalteng, menyampaikan bahwa GPM merupakan bukti nyata sinergi pemerintah dan pelaku usaha pangan dalam menjaga stabilitas harga serta memperkuat daya beli masyarakat.

“Inflasi di Kalimantan Tengah tetap terkendali di bawah 3 persen, berkat kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Harga-harga di GPM rata-rata lebih murah dari pasar,” ungkap Leonard.

Ia menjelaskan, Gerakan Pangan Murah juga menjadi strategi Pemprov Kalteng menghadapi periode menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), saat kebutuhan pangan masyarakat meningkat.
Leonard berharap masyarakat dapat mendukung upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan dengan langkah sederhana, seperti menanam tanaman pangan di pekarangan rumah.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng, Agus Candra, mengungkapkan bahwa pelaksanaan GPM tahun ini melibatkan berbagai stakeholder pangan, termasuk BULOG, IDFOOD, BUMD, distributor, petani, peternak, Gapoktan, dan pelaku UMKM.

“Kegiatan ini menjadi upaya nyata mengantisipasi potensi gejolak harga menjelang hari besar keagamaan. Kami ingin masyarakat mudah mendapatkan pangan berkualitas dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Agus menambahkan, GPM tidak hanya bermanfaat bagi konsumen, tetapi juga menjadi wadah promosi dan penjualan langsung bagi petani dan pelaku usaha lokal. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkala di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Darliansyah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Herson B. Aden, Forkopimda Prov. Kalteng, Satgas Pangan Polda Kalteng, pimpinan instansi vertikal, serta pihak BUMN/BUMD sektor pangan.(y)