Muara Teweh, eNewskalteng.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk mempercepat akses keuangan daerah melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Asisten II Setda Barito Utara, Bahrum P. Girsang, pada kegiatan Rapat Koordinasi TPAKD Semester I dan Coaching Clinic Triwulan I Tahun 2026 yang digelar di Aula Setda Lantai I, Selasa (14/4/2026).
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten II, disebutkan bahwa TPAKD memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi dan konsolidasi antar pemangku kepentingan dalam upaya memperluas akses layanan keuangan di daerah secara inklusif dan berkelanjutan. “TPAKD menjadi instrumen penting dalam memperluas akses layanan keuangan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan untuk memperkuat struktur perekonomian daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bahrum.
Ia menjelaskan bahwa di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan pembangunan saat ini, pemerintah daerah dituntut untuk lebih adaptif, inovatif, serta mampu membangun kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak. Melalui rapat koordinasi tersebut, pemerintah daerah berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap capaian program sebelumnya serta perumusan langkah strategis ke depan agar pelaksanaan program TPAKD dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain itu, kegiatan coaching clinic pada Triwulan I 2026 juga dinilai penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan penguatan program akses keuangan daerah. “Melalui kegiatan ini diharapkan muncul inovasi-inovasi baru yang sesuai dengan kebutuhan daerah serta memperkuat pemahaman teknis dalam implementasi program TPAKD,” lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga menegaskan bahwa upaya memperluas inklusi keuangan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan dan sinergi dari pemerintah daerah, otoritas jasa keuangan, lembaga perbankan, dunia usaha, hingga masyarakat. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memastikan layanan keuangan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM, petani, serta masyarakat di wilayah yang sulit terakses layanan perbankan. Dengan penguatan kolaborasi tersebut, diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah dapat semakin meningkat dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara.(red)












