BeritaEkonomiEksekutifPemprov Kalimantan TengahPendidikan

UMPR Gandeng Bank Indonesia, Perkuat Literasi Kebanksentralan Mahasiswa

56
×

UMPR Gandeng Bank Indonesia, Perkuat Literasi Kebanksentralan Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
Rektor UMPR, Muhamad Yusuf. (Photo/Zen)

PALANGKA RAYA, eNewskalteng.com – Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.

 

Tahun 2026 ini, UMPR resmi menjalin kerja sama strategis dengan Bank Indonesia (BI) melalui Program Pendidikan Kebanksentralan. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam kegiatan Kick-Off Program Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026 yang digelar di Aula Betang Hapakat Kantor Perwakilan BI Kalimantan Tengah, Selasa (14/4/2026).

 

Rektor UMPR, Muhamad Yusuf, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat literasi kebanksentralan di lingkungan kampus, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih aplikatif.

 

“Penandatanganan PKS ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara UMPR dan Bank Indonesia, khususnya dalam meningkatkan pemahaman kebanksentralan di kalangan civitas akademika,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, kerja sama ini tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan akan diimplementasikan secara nyata dalam proses pembelajaran di kelas, termasuk keterlibatan langsung praktisi dari Bank Indonesia.

 

“Mahasiswa tidak hanya akan mendapatkan teori, tetapi juga pemahaman berbasis praktik dan kebijakan terkini. Ini penting untuk membentuk lulusan yang siap menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” tambahnya.

 

Lebih jauh, Yusuf menilai kolaborasi antara akademisi dan praktisi akan memberikan nilai tambah signifikan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, menyampaikan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari strategi BI dalam membangun ekosistem literasi kebanksentralan yang berkelanjutan.

 

“Kami ingin mendorong keterlibatan aktif dosen dalam pengembangan dan pengajaran materi kebanksentralan, sehingga kurikulum yang diajarkan semakin relevan dengan perkembangan kebijakan Bank Indonesia,” jelasnya.

 

Ia juga berharap program ini dapat berjalan optimal, transparan, dan memberikan dampak nyata, baik bagi dunia pendidikan maupun pembangunan daerah.

 

“Ke depan, kami ingin Bank Indonesia dan perguruan tinggi terus menjadi mitra strategis dalam mengembangkan program kebanksentralan maupun program lainnya,” ujarnya.

 

Melalui kolaborasi ini, BI dan UMPR menargetkan lahirnya SDM unggul yang tidak hanya memahami teori ekonomi, tetapi juga mampu berkontribusi langsung terhadap efektivitas kebijakan dan pembangunan ekonomi, khususnya di Kalimantan Tengah.(z)