SHENZHEN, 6 September (Xinhua) — Kantor Berita ANTARA menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dan pertukaran dengan media dari berbagai negara di kawasan Asia-Pasifik maupun dunia. Komitmen tersebut disampaikan Direktur Pemberitaan Kantor Berita ANTARA, Virgandhi Prayudantoro, dalam Forum Media Asia-Pasifik yang berlangsung di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, pada Sabtu (5/9).

Forum tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan “Tahun Tiongkok” APEC 2026. Kegiatan itu mempertemukan perwakilan media dari Indonesia, Tiongkok, serta lebih dari 40 negara dan kawasan, bersama perwakilan lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi internasional. Para peserta forum membahas peluang serta arah kerja sama dan pertukaran antarmedia dalam menghadapi perkembangan kawasan Asia-Pasifik pada masa mendatang.
Dalam pidato utamanya, Virgandhi mengatakan ANTARA berkomitmen menghadirkan pemberitaan yang otoritatif sekaligus memperluas kolaborasi dengan mitra media internasional. “ANTARA berdedikasi untuk menyampaikan berita yang otoritatif, mencatat peristiwa-peristiwa yang menentukan di era kita, dan terus berkolaborasi dengan mitra-mitra global demi mendorong pembangunan komunitas Asia-Pasifik yang makmur,” ujar Virgandhi.
Ia menambahkan bahwa komitmen tersebut sejalan dengan pandangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai pentingnya memperkuat kerja sama internasional guna mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bersama. Virgandhi juga menyatakan kesiapan ANTARA untuk mendukung serta mempromosikan Konsensus Shenzhen Forum Media Asia-Pasifik 2026 yang telah dicapai dalam forum tersebut.
Menurut dia, kerja sama antarmedia memiliki peran strategis dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap negara-negara lain, terutama di kawasan Asia-Pasifik yang memiliki keragaman budaya, sistem politik, kondisi alam, bahasa, dan karakteristik nasional. “Pertukaran media menjadi vital demi mendorong rasa saling mengenal satu sama lain dan pembelajaran timbal balik,” kata Virgandhi dalam wawancara dengan Xinhua.
Ia menilai Forum Media Asia-Pasifik menjadi momentum penting untuk memperluas bentuk kerja sama antarmedia. Kerja sama tersebut dapat mencakup pertukaran berita, produksi konten bersama, berbagi informasi, hingga pertukaran personel di kalangan jurnalis. Sebelum forum berlangsung, perwakilan media Indonesia juga mengikuti rangkaian kunjungan ke Dongguan dan Shenzhen. Dalam kegiatan tersebut, mereka mengunjungi sejumlah perusahaan teknologi terkemuka serta berbagai landmark perkotaan.
Kunjungan tersebut dinilai memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi para perwakilan media Indonesia, khususnya dalam memahami perkembangan Tiongkok serta peluang kerja sama Indonesia-Tiongkok yang dapat menjadi bahan pemberitaan pada masa mendatang. Virgandhi berharap hubungan antarmedia di kawasan Asia-Pasifik dapat terus berkembang melalui berbagai bentuk kolaborasi, sehingga media tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi jembatan untuk memperkuat saling pengertian dan kerja sama antarnegara.(red)












