BeritaInternasional

Jurnalis Indonesia Terpukau Inovasi Teknologi dan Manufaktur di Guangdong

2
×

Jurnalis Indonesia Terpukau Inovasi Teknologi dan Manufaktur di Guangdong

Sebarkan artikel ini
Foto yang diabadikan pada 3 September 2026 ini menunjukkan para perwakilan media dari ekonomi anggota APEC mengunjungi pabrik perusahaan DeRUCCI di Kota Dongguan, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan. (Xinhua)

SHENZHEN, 5 September (Xinhua), eNewskalteng.com — Perkembangan teknologi dan inovasi industri di Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, mendapat perhatian dari sejumlah perwakilan media Indonesia yang mengikuti rangkaian kegiatan Forum Media Asia-Pasifik di Shenzhen. Dalam agenda tersebut, para perwakilan media dari Indonesia bersama kolega dari sejumlah ekonomi anggota APEC berkesempatan mengunjungi beberapa perusahaan teknologi di Guangdong. Kunjungan dilakukan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menjelang dan selama penyelenggaraan Forum Media Asia-Pasifik pada Sabtu (5/9).

Foto yang diabadikan pada 4 September 2026 ini menunjukkan para perwakilan media dari ekonomi anggota APEC mengunjungi perusahaan BYD di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan. (Xinhua)

Salah satu perusahaan yang dikunjungi adalah DeRUCCI di Kota Dongguan. Para peserta melihat langsung berbagai produk yang dikembangkan perusahaan tersebut, mulai dari kasur dan bantal hingga perabot yang mengintegrasikan teknologi modern. DeRUCCI mengembangkan produk dengan memadukan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), dengan kebutuhan kesehatan dan kenyamanan tubuh, terutama untuk meningkatkan kualitas tidur.

Perwakilan media dari Indonesia Heru Andriyanto, managing editor The Jakarta Globe, bahkan berkesempatan mencoba langsung kasur yang dilengkapi sensor AI dan sistem penyesuaian secara real-time. Pengalaman tersebut membuat Heru melihat bahwa penerapan AI kini telah berkembang jauh melampaui perangkat digital dan industri teknologi. “Ini di luar imajinasi saya. Sebelumnya, saya menganggap teknologi hanya diterapkan pada produk digital, industri, atau bidang-bidang mutakhir. Namun, ternyata kasur ini juga telah mengadopsi AI dan mampu menyesuaikan posisi serta sensasi permukaannya berdasarkan berat dan kondisi fisik orang yang berbaring di atasnya. Luar biasa!” ujar Heru.

Riset dan Otomasi Jadi Penggerak Industri

Selain produk berbasis AI, Heru juga menyoroti perhatian besar perusahaan-perusahaan di Guangdong terhadap kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang). Menurut dia, investasi yang konsisten dalam litbang memungkinkan inovasi teknologi diterapkan secara lebih cepat ke berbagai produk dan proses manufaktur. Ia juga melihat penggunaan otomatisasi yang semakin luas di sejumlah fasilitas produksi yang dikunjungi selama berada di Guangdong. “Kita melihat beberapa pabrik di Guangdong telah mengadopsi secara luas lini produksi otonom dan tidak memerlukan banyak tenaga kerja. Ini meningkatkan efisiensi dan kualitas proses manufaktur,” kata Heru. Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga kualitas produksi.

OPPO dan BYD Tunjukkan Evolusi Teknologi

Pengalaman serupa dirasakan CEO Tribun Network Dahlan Dahi ketika mengunjungi OPPO dan BYD. Kedua perusahaan tersebut dinilai telah berhasil mengembangkan produk yang kini semakin dikenal masyarakat Indonesia. Dahlan mengatakan kunjungan tersebut memberinya perspektif baru mengenai perjalanan perkembangan OPPO dan BYD dari tahap awal hingga menjadi perusahaan dengan jangkauan pasar global. “Dalam kunjungan ini, saya secara umum semakin mengenal sejarah panjang OPPO dan BYD. Ternyata, perusahaan-perusahaan ini berawal dari titik di mana mereka tidak pernah membayangkan akan berkembang hingga seperti sekarang, misalnya berfokus pada baterai atau produk digital yang lebih sederhana,” ujar Dahlan.

Menurutnya, kemampuan perusahaan untuk terus beradaptasi menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan mereka. “Namun, yang terpenting adalah perusahaan-perusahaan ini terus berevolusi mengikuti tren teknologi dan kebutuhan masyarakat. Pantas saja mereka menjadi merek ternama, bahkan di seluruh dunia,” tambahnya.

Dahlan juga mengaku terkesan dengan fasilitas penelitian dan pengujian yang dimiliki BYD. Ia melihat secara langsung sejumlah laboratorium yang digunakan untuk menguji kemampuan berbagai model kendaraan sebelum produk tersebut dipasarkan. Pengujian dilakukan dalam beragam kondisi ekstrem. Kendaraan diuji pada suhu yang sangat rendah, medan dataran tinggi, hingga kondisi jalan dengan karakteristik dan tingkat kesulitan yang berbeda.

Menurut Dahlan, tahapan pengujian tersebut memperlihatkan pentingnya standar keselamatan dan ketahanan sebelum sebuah produk diperkenalkan kepada konsumen. “Perusahaan Tiongkok menerapkan standar yang ketat terhadap produknya. Penerapan teknologi juga selalu sejalan dengan kebutuhan konsumen serta perkembangan zaman,” tuturnya.

Dahlan menilai perhatian terhadap litbang dan pengembangan teknologi menjadi salah satu faktor yang membuat produk-produk Tiongkok semakin kompetitif. “Mereka juga mementingkan litbang dan berupaya memperluas adopsi teknologi ke berbagai bidang. Saya kira inilah alasan mengapa produk Tiongkok kini semakin meyakinkan,” katanya. Ia pun menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan perusahaan teknologi Tiongkok untuk bersaing di pasar global.

Shenzhen Beri Inspirasi bagi Media Indonesia

Sementara itu, Direktur Pemberitaan Kantor Berita ANTARA Virgandhi Prayudantoro mengatakan kunjungannya ke Shenzhen merupakan pengalaman pertama sebagai perwakilan media Indonesia. Ia tidak hanya melihat perkembangan teknologi di kota tersebut, tetapi juga mengamati aspek pembangunan ekonomi dan tata kelola perkotaan. “Di kota ini, saya melihat banyak hal yang dapat dicontoh, khususnya dalam inovasi teknologi, pembangunan ekonomi, dan tata kelola kota,” kata Virgandhi.

Menurutnya, pengalaman selama kunjungan dapat menjadi referensi sekaligus sumber inspirasi bagi media Indonesia dalam melihat dan memberitakan perkembangan Shenzhen maupun Tiongkok secara lebih luas. “Saya kira hal ini akan menginspirasi kami dalam meliput Shenzhen dan Tiongkok secara keseluruhan,” pungkasnya.

Rangkaian kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi perwakilan media APEC untuk melihat secara langsung perkembangan teknologi dan industri di Guangdong. Dari penerapan AI pada produk sehari-hari hingga pengembangan kendaraan energi baru, inovasi menjadi salah satu unsur yang menonjol dalam perjalanan industri di wilayah tersebut.(red)