Uncategorized

Bupati Heriyus Siapkan Hadiah Rp10 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku Karhutla

4
×

Bupati Heriyus Siapkan Hadiah Rp10 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku Karhutla

Sebarkan artikel ini
Heriyus saat meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi personel Tim Gabungan Penanggulangan Karhutla di halaman Kantor BPBD Murung Raya, sekaligus turut membagikan masker kepada pengendara bermotor, Selasa (22/9/2026).(Photo/ist)

Puruk Cahu, eNewskalteng.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengambil langkah untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya melalui sayembara berhadiah yang digagas Bupati Murung Raya, Heriyus. Program tersebut disampaikan Heriyus saat meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi personel Tim Gabungan Penanggulangan Karhutla di halaman Kantor BPBD Murung Raya, Selasa (22/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Heriyus menyatakan akan memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp10 juta dari dana pribadi kepada warga Murung Raya yang berhasil menangkap tangan atau memberikan informasi terkait dugaan pelaku pembakaran hutan dan lahan secara sengaja. Namun, laporan yang disampaikan harus didukung bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Bukti tersebut antara lain berupa foto atau video, identitas terduga pelaku, serta informasi mengenai alat yang digunakan dalam pembakaran. “Saya siapkan hadiah uang tunai dari uang pribadi saya, sebesar 10 juta rupiah, bagi siapa saja warga Murung Raya yang bisa menangkap basah atau menangkap tangan yang diduga pelaku pembakar lahan yang dengan sengaja membakar lahan ataupun hutan. Namun syaratnya harus disertai dengan bukti yang sesuai fakta di lapangan (foto, video) dan identitas terduga pelaku. Baik itu, alat digunakan dan harus dilaporkan pertama kali kepada saya untuk nanti kita tindaklanjuti,” tegas Heriyus.

Heriyus mengatakan, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah dan tim penanggulangan tidak dapat bekerja sendiri karena masyarakat memiliki peran penting dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini. Menurutnya, keterlibatan warga juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membantu mencegah dampak karhutla yang dapat meluas ke sektor kesehatan dan perekonomian. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Pencegahan karhutla butuh peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Melalui sayembara ini, kami ingin mengapresiasi warga yang peduli dan berani bertindak,” kata Heriyus.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Murung Raya, Fitrianul Pahriman, menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai pelibatan masyarakat dapat menjadi salah satu upaya untuk mempersempit peluang munculnya titik api baru selama musim kemarau. Di sisi lain, BPBD Murung Raya tetap menjalankan langkah pencegahan dan penanganan melalui patroli terpadu. Sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan melakukan pembakaran lahan secara sembarangan juga terus dilakukan dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Fitrianul berharap kolaborasi antara pemerintah, petugas di lapangan dan masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan karhutla di Murung Raya. Dengan adanya sayembara tersebut, masyarakat diharapkan semakin aktif menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi pembakaran hutan maupun lahan. Informasi yang disertai bukti dan disampaikan melalui mekanisme yang tepat diharapkan dapat membantu proses tindak lanjut oleh pihak terkait. Langkah ini diharapkan turut mendukung upaya pemerintah daerah menekan kejadian karhutla di Murung Raya selama musim kemarau tahun 2026.(red)

Heriyus saat meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi personel Tim Gabungan Penanggulangan Karhutla di halaman Kantor BPBD Murung Raya, Selasa (22/9/2026).(Photo/ist)