BeritaDPRD KaltengLegislatif

Antisipasi Musim Kemarau, DPRD Kalteng Minta Dana Penanggulangan Karhutla Diperkuat

8
×

Antisipasi Musim Kemarau, DPRD Kalteng Minta Dana Penanggulangan Karhutla Diperkuat

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Yohanes Freddy Ering.

Palangka Raya, eNewskalteng.com – DPRD Kalimantan Tengah meminta pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap alokasi anggaran penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau. Ketersediaan anggaran dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Yohanes Freddy Ering, mengatakan kesiapsiagaan menghadapi karhutla tidak hanya bergantung pada jumlah personel maupun kelengkapan peralatan, tetapi juga harus didukung dengan pendanaan yang memadai sejak tahap perencanaan. Menurutnya, anggaran yang tersedia akan menentukan kelancaran berbagai kebutuhan operasional ketika terjadi keadaan darurat di lapangan. “Penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan personel dan sarana prasarana, tetapi juga membutuhkan dukungan anggaran yang memadai. Karena itu, perencanaannya harus dilakukan secara matang agar seluruh kebutuhan operasional dapat segera dipenuhi ketika terjadi bencana,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).

Freddy menilai ancaman karhutla di Kalimantan Tengah bukan lagi persoalan yang bersifat musiman semata. Berdasarkan pengalaman selama ini, kebakaran dapat meluas dengan cepat apabila tidak segera ditangani sejak awal. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan memiliki kesiapan pendanaan sehingga proses penanggulangan dapat berlangsung tanpa terkendala persoalan administratif maupun keterbatasan anggaran.

Ia mengingatkan bahwa keterlambatan penyediaan anggaran berpotensi menghambat mobilisasi personel, pengadaan peralatan pemadaman, distribusi logistik, hingga operasional tim di lapangan. Kondisi tersebut dapat memperbesar dampak kebakaran terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi. Politisi PDI Perjuangan itu juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah. Menurutnya, langkah efisiensi memang penting dilakukan, namun tidak seharusnya mengurangi alokasi untuk penanggulangan bencana, khususnya karhutla. “Apabila pemerintah menerapkan efisiensi anggaran, sektor penanggulangan karhutla tetap harus menjadi prioritas. Jangan sampai saat bencana terjadi justru anggaran yang tersedia tidak mampu memenuhi kebutuhan penanganan di lapangan,” tegasnya.

Freddy berharap pemerintah terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau melalui dukungan anggaran yang memadai, sehingga upaya pencegahan maupun penanganan karhutla dapat dilakukan secara optimal dan mampu meminimalkan dampak yang dirasakan masyarakat.(kaer)