BeritaEksekutifPemkab Kotawaringin Timur

Warga Diingatkan Waspada Karhutla Selama MTQ dan FSQ ke-57

15
×

Warga Diingatkan Waspada Karhutla Selama MTQ dan FSQ ke-57

Sebarkan artikel ini
Bupati Kotim Halikinnor, saat memberikan sambutan pada MTQ dan FSQ ke-57 tingkat Kabupaten Kotim di Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Sabtu malam (3/10/2026). (Foto-Ist)

Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor, mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi kekeringan yang masih melanda wilayah Kotim. Terlebih saat ini digelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-57 tingkat Kabupaten Kotim di Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu.

Halikinnor menyatakan, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena pelaksanaan MTQ dan FSQ mendatangkan kafilah, pendamping, panitia, serta masyarakat dari berbagai wilayah. Tingginya aktivitas warga perlu diiringi kepedulian terhadap lingkungan dan pencegahan kebakaran.

“Kondisi ini menuntut kewaspadaan dan kepedulian kita semua karena dampaknya dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, serta kelestarian lingkungan kita,” ujarnya, Sabtu malam (3/10/2026).

Ia secara khusus meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Saya mengimbau dan menekankan kepada seluruh masyarakat Kotim, khususnya masyarakat Kecamatan Mentaya Hulu dan sekitarnya, untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada aparat desa, camat, atau pihak berwenang apabila menemukan titik api,” tegasnya.

Dia menegaskan, pencegahan karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan petugas. Kepedulian masyarakat diperlukan untuk mencegah munculnya titik api, terlebih aktivitas masyarakat meningkat selama rangkaian kegiatan MTQ dan FSQ.

Selain mengantisipasi kebakaran, Halikinnor meminta masyarakat menjaga kesehatan selama berada di lokasi kegiatan. Warga diimbau mencukupi kebutuhan air minum dan menggunakan masker apabila kabut asap mulai mengganggu kualitas udara.

“Saya meminta agar masyarakat senantiasa menjaga kesehatan, mencukupi kebutuhan air minum, menggunakan masker apabila kabut asap mengganggu, serta menjaga kebersihan dan keamanan lokasi kegiatan dari risiko kebakaran,” katanya.

Halikinnor juga mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Halikinnor berharap hujan segera turun sehingga kondisi kekeringan berakhir dan risiko karhutla dapat ditekan.

“Marilah kita perbanyak doa, semoga Allah SWT segera menurunkan hujan dan membawa keberkahan serta melindungi kita semua dari segala macam bencana,” pungkasnya. (man)