Palangka Raya. eNewskalteng.com – Menindaklanjuti kebijakan efisiensi anggaran berdasarkan Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2025 dan Surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Armada berharap mendapat respon yang bijaksana dari semua pihak.
Hal ini ia sampaikan senada dengan berbagai respon masyarakat terhadap kebijakan pemerintah mengenai efesiensi besaran pemotongan anggaran yang variatif. Mulai kementerian/lembaga yang dipangkas hingga triliunan, ada pula yang hanya dipotong ratusan miliar rupiah.
“Berdasarkan kebijakan tersebut diharuskan pemangkasan anggaran mulai dari kementerian, pemerintah daerah (Provinsi), hingga Pemda Kabupaten/kota. Namun, saya kira tentu kita mempunyai tim badan anggaran baik legislatif maupun eksekutif sehingga pada akhirnya akan dilakukan skala prioritas”, tuturnya.
Kemudian dirinya juga menjelaskan bahwa hal seperti ini, merupakan hal yang lumrah seiring pergantian dan penyesuaian dengan visi pemerintahan yang baru.
“Adanya gejolak ini sebetulnya bukan tidak menjadi masalah tetapi biasa- biasa saja. Sebelumnya juga kita mengalami hal yang sama waktu covid”, ujar Armada, saat ditemui awak media diruang komisi I DPRD Prov. Kalteng, Senin (17/02/2025).
Walaupun begitu ia tetap berharap bahwa pemerintah eksekutif mampu membuat program skala prioritas.
“Salah satu contoh di pembahasan kemarin, seperti biaya perjalanan dinas, itu tentu bisa saja”, terangnya.
Walaupun begitu, Armada berharap kiranya efesiensi ini tidak sampai
menghambat pertumbuhan sektor strategis. Bukan hanya sekadar penghematan, melainkan juga bisa menjadi pengukuran sejauh mana pemerintah bisa mempertahankan keberlanjutan program-program utama. (YZ)












