BisnisDPRD Kota Waringin TimurLegislatif

Politisi Partai Perindo Dapil V Soroti Antrean BBM Mengular Akibat Lemahnya Pengawasan

101
×

Politisi Partai Perindo Dapil V Soroti Antrean BBM Mengular Akibat Lemahnya Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Hendra Sia.

Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Politisi Partai Perindo dari Dapil V, Hendra Sia, menyoroti antrean panjang kendaraan bermotor di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), akibat lemahnya pengawasan faktual dari Pertamina yang hampir tidak terlihat.

Hendra menjelaskan, akar masalahnya bukan pada kuota BBM yang kurang, melainkan lemahnya pengawasan dan pengawalan dari pihak Pertamina terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). “Pangkal permasalahan bukan pada ketersediaan BBM, tapi bagaimana distribusinya. Selama pengawasan di lapangan lemah, penyimpangan akan terus terjadi dan masyarakat kecil yang paling dirugikan,” ujar Hendra, Sabtu (25/10/2025).

Apabila SPBU seolah membiarkan atau ada unsur kelalaian tandas Hendra, tentunya kondisi ini akan merusak sistem. Untuk itu Pertamina harus berani menindak tegas agar BBM bersubsidi benar-benar sampai ke masyarakat dan yang berhak menerimanya. Ia juga menilai lemahnya pengawasan bukan sekadar persoalan teknis, melainkan berimbas pada kepercayaan publik. “Saya merasakan masyarakat kian mengeluhkan antrean panjang di SPBU, sementara di sisi lain ada oknum yang bebas bermain. Kalau dibiarkan, sistem subsidi ini akan kehilangan makna,” kata Hendra.

Hendra juga menyatakan, kebutuhan harian BBM di wilayah Kotim sebenarnya sudah mencukupi, dengan kuota Pertamax mencapai 151 kiloliter per hari dan Pertalite 366 kiloliter per hari. “Kebutuhan kuota BBM untuk Kotim sebenarnya sudah cukup, namun pada system distribusi yang tidak tepat sasaran. Kalau kondisi ini tidak dibenahi, maka masyarakatlah yang akan terus menanggung akibatnya,” pungkasnya.(man)