Sampit, eNewskalteng.com — Kasus dugaan perundungan terhadap anak kembali terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Mirisnya aksi perundungan ini justru terjadi dilingkungan sekolah rakyat, yang pendiriannya di inisiasi langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Diduga akibat terjadinya perundungan ini, seorang siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Kotawaringin Timur berinisial O (8), kini menderita sakit dan dirawat dirumah neneknya, selama sepekan.
Dalam sebuah video amatir yang beredar, terlihat saat siswa tersebut tengah mengalami muntah-muntah. P sebelumnya dijemput oleh pihak keluarga, setelah minta izin kepada pihak sekolah. Saat dijemput, pihak keluarga yaitu nenek P merasa ada yang tidak beres terhadap cucunya. Ia melihat ada luka lebam membiru dibagian bawah mata sebelah kiri.
Kepada sang nenek, P mengaku jika ia telah dipukul oleh salah seorang temannya, yang memalak minta uang, namun tidak ia berikan. Soal cucunya yang sempat mengalami muntah, sang nenek mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah sakit yang diderita cucunya adalah akibat pukulan temannya.
Kepada awak media, Selasa (21/10/2025), nenek P malah berharap kasus ini supaya tidak usah diperpanjang dan berakhir damai, karena ia sendiri mengakui kalau cucunya juga suka jahil disekolah.
Sementara itu pihak Sekolah Rakyat Terintegrasi 55 Kotawaringin Timur yang dikonfirmasi media ini, mengaku tidak mengetahui adanya kejadian perundungan dilingkungan sekolah mereka. ‘’Saya tidak mengetahui peristiwanya. Pada saat dijemput neneknya P dalam kindisi baik-baik saja, bahkan kami memiliki bukti saat P dijemput neneknya pulang,’’ ujar Nikkon Bhestari, Kepala Sekolah Rakyat terintegrasi 55 Kotim. ‘’Soal siswanya yang sakit, ia menduga, ada kemungkinan disebabkan hal lain yang diluar tanggungjawab sekolah. Apalagi yang diketahuinya, P orangnya sangat aktif dan pihaknya selama ini juga menerapkan pengawasan yang sangat ketat selama disekolah dan asrama,’’ lanjut Nikkon.
Namun demikian menurut Nikkon, pihaknya akan segera menyelesaikan masalah ini dan akan melakukan penyelidikan internal guna mengungkap kebenaran adanya dugaan kasus perundungan disekolahnya.(man)
Penulis : Normansyah/eNewskalteng.com
Editor : Andi Kadarusman












