BeritaEkonomiPemkab Barito Utara

Disnakertranskop UKM Barito Utara Dorong SDM Unggul Melalui Pelatihan Vokasi

5
×

Disnakertranskop UKM Barito Utara Dorong SDM Unggul Melalui Pelatihan Vokasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Utara, HM Mastur saat menghadiri acara Pelatihan Operator Komputer Muda Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara.(Photo/Diskominfo)

Muara Teweh,  eNewskalteng.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Utara, HM Mastur, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Pelatihan Operator Komputer Muda Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara, Kamis (16/4/2026).

Menurut Mastur, pengembangan kompetensi tenaga kerja merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung visi dan misi kepala daerah, terutama dalam menciptakan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan daya saing tinggi. Ia mengatakan, dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pendidikan formal, tetapi juga kemampuan teknis yang sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia usaha.

Melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK), pihaknya terus melaksanakan berbagai pelatihan berbasis vokasi yang berorientasi pada peningkatan keterampilan praktis dan siap pakai. Program tersebut meliputi peningkatan keterampilan baru (skilling), pengembangan kemampuan yang sudah dimiliki (upskilling), hingga penyesuaian keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja (reskilling). “Pelatihan vokasi dirancang dalam jangka waktu yang relatif singkat dengan porsi praktik yang lebih besar sehingga peserta diharapkan siap memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” ujarnya.

Ia menilai, pelatihan berbasis kompetensi menjadi salah satu solusi efektif dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal di tengah ketatnya persaingan lapangan pekerjaan. Selain membuka peluang kerja yang lebih luas, peningkatan kompetensi juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui terciptanya usaha-usaha baru dan peningkatan pendapatan keluarga. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta, baik untuk memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha sendiri sehingga mampu membantu menekan angka pengangguran dan kemiskinan,” katanya.

Mastur juga menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya agar program pengembangan tenaga kerja dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Pada pelatihan tersebut, peserta juga dibekali kemampuan dasar pengoperasian komputer sebagai bagian dari peningkatan literasi digital yang kini menjadi kebutuhan utama di berbagai sektor pekerjaan. Menurutnya, penguasaan teknologi informasi dan komputer merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tuntutan dunia kerja modern.(red)