BeritaEksekutifPemkab Barito UtaraTeknologi

Dinas Kearsipan Barito Utara Terima Al-Qur’an Tulisan Tangan Karya Ulama Lokal, Siap Diajukan sebagai Warisan Budaya

117
×

Dinas Kearsipan Barito Utara Terima Al-Qur’an Tulisan Tangan Karya Ulama Lokal, Siap Diajukan sebagai Warisan Budaya

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Barito Utara H Fakhri Fauzi menerima satu naskah kuno bersejarah berupa Al Qur’an tulisan tangan lengkap dengan terjemahannya, hasil karya almarhum H Muhammad Tasin, seorang ulama dan penulis lokal yang dikenal pada masanya.(Photo/dok. Dissiptaka Barut)

Muara Teweh, eNewskalteng.com – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Barito Utara resmi menerima satu naskah kuno bersejarah berupa Al-Qur’an tulisan tangan lengkap dengan terjemahannya, hasil karya almarhum H. Muhammad Tasin, seorang ulama dan penulis lokal yang dikenal pada masanya. Penyerahan naskah dilakukan oleh H. Afu Anwar, Penghulu KUA Kecamatan Teweh Tengah, kepada Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Barito Utara, H. Fakhri Fauzi, dalam acara sederhana yang berlangsung di Muara Teweh, Senin (6/10/2025).

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Barito Utara, H. Fakhri Fauzi, menyampaikan apresiasi mendalam atas penyerahan naskah berharga tersebut. “Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas penyerahan naskah ini. Al-Qur’an tulisan tangan lengkap dengan terjemahan karya almarhum H. Muhammad Tasin merupakan warisan intelektual dan spiritual yang sangat berharga. Naskah ini akan kami arsipkan, lindungi, dan kami usulkan untuk didaftarkan sebagai warisan budaya daerah,” ujar Fakhri Fauzi, Selasa (7/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa naskah tersebut memiliki nilai historis dan kultural tinggi, serta menjadi bagian penting dalam pelestarian khazanah literasi keagamaan masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Barito Utara.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan juga akan melakukan kajian lebih mendalam terhadap isi dan kondisi fisik naskah. Upaya digitalisasi direncanakan agar generasi muda dapat mempelajari isi naskah tanpa mengganggu keutuhan dokumen aslinya. “Kami juga akan mengusulkan naskah ini ke tingkat nasional untuk memperoleh Sertifikat Naskah Kuno dari instansi berwenang di Jakarta. Langkah ini penting guna memberikan perlindungan jangka panjang bagi naskah bersejarah ini,” lanjut Fakhri.

Ia menambahkan, naskah Al-Qur’an tulisan tangan tersebut rencananya akan dipamerkan saat pelaksanaan MTQH Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2025 di Muara Teweh pada November mendatang, sekaligus menjadi koleksi awal museum Kabupaten Barito Utara yang akan segera dibangun.

Penyerahan naskah ini dinilai sebagai wujud sinergi antara tokoh masyarakat dan pemerintah daerah dalam melestarikan warisan literasi Islam di Kalimantan Tengah.(kaer)

Penulis : Karina

Editor : Andi Kadarusman