Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Bupati Kotim Halikinnor, menyerahkan langsung bantuan sosial berupa paket sembako dari pemerintah daerah, kepada 100 relawan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla. Bantuan juga disalurkan kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) di enam kecamatan wilayah utara Kabupaten Kotawaringin Timur menerima bantuan sosial berupa paket sembako dari pemerintah daerah, Sabtu (3/10/2026).
Bupati Halikinnor, menegaskan bantuan pangan ini sebagai bentuk perhatian dan apresiasi terhadap kontribusi para relawan dalam membantu penanganan karhutla.
Halikinnor mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada para relawan dan keluarga yang turut mendukung upaya penanganan karhutla. Menurutnya, dukungan keluarga juga memiliki peran penting dalam mendorong relawan menjalankan tugas kemanusiaan di lapangan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada Masyarakat Peduli Api dan keluarga yang turut mendukung penanganan kebakaran. Walaupun bantuan yang diberikan tidak seberapa, ini merupakan bentuk perhatian pemerintah,” ujarnya.
Selain memberikan bantuan sosial, Halikinnor menyampaikan pemerintah daerah secara bertahap akan memperkuat sarana dan prasarana penanggulangan karhutla. Ia meminta para camat berkoordinasi dengan BPBD dan Penjabat Sekretaris Daerah untuk mengusulkan kebutuhan tambahan peralatan selama status tanggap darurat.
Menurutnya, Kecamatan Mentaya Hulu sebelumnya telah mendapat dukungan sebesar Rp100 juta karena memiliki kondisi geografis dan tantangan penanganan kebakaran yang cukup berat.
“Kita memiliki dana bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp15 miliar. Silakan kecamatan mengajukan kebutuhan, seperti mesin alkon dan peralatan lainnya. Peralatan itu nantinya juga bisa dimanfaatkan kembali,” jelasnya.
Ia mengakui, pemadaman karhutla di kawasan gambut bukan perkara mudah karena api dapat menjalar hingga lapisan tanah dengan kedalaman tujuh sampai delapan meter. Bahkan, metode water bombing belum tentu mampu memadamkan seluruh titik api karena bara di dalam gambut masih berpotensi menimbulkan asap.
Sementara itu, Camat Mentaya Hulu Muhammad Edison mengatakan, 100 paket bantuan tersebut didistribusikan kepada keluarga relawan di enam kecamatan, yakni Mentaya Hulu, Tualan Hulu, Telaga Antang, Antang Kalang, Bukit Santuai, dan Parenggean.
“Setiap paket bantuan senilai sekitar Rp250 ribu berisi satu dus mi instan, beras lima kilogram, gula, kopi, dan susu. Khusus Kecamatan Mentaya Hulu menerima 16 paket, sedangkan sisanya dibagikan kepada lima kecamatan lainnya,” jelasnya.
Selain paket sembako, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis satu unit sepeda motor trail dari Pemkab Kotim melalui BPBD. Kecamatan Mentaya Hulu turut menerima bantuan dua unit mesin alkon lengkap dengan peralatannya dari PT Bakung Mas serta pinjam pakai tiga unit profil dari BPBD Kotim (man)










