BeritaEksekutifKesehatanPemkab Barito Utara

Bupati Barito Utara: Narkoba Ancaman Serius yang Rusak Masa Depan Generasi Bangsa

126
×

Bupati Barito Utara: Narkoba Ancaman Serius yang Rusak Masa Depan Generasi Bangsa

Sebarkan artikel ini
Narasumber dari Polres Barito Utara menyampaikan meteri terkait bahaya narkoba terhadap generasi muda, pada acara Workshop Batara Bersinar (Bersih dari Narkoba) di aula Kecamatan.(Photo/ist)

Muara Teweh, eNewskalteng.com – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi bangsa apabila tidak ditangani secara bersama dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Bupati dalam sambutan yang dibacakan Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Eveready Noor, saat membuka Workshop BATARA Bersinar (Bersih dari Narkoba) Tahun 2025 di Aula Kecamatan Teweh Tengah, Selasa (25/11/2025). “Penyalahgunaan narkoba tidak mengenal usia, status sosial, tingkat pendidikan, maupun profesi. Oleh karena itu, diperlukan gerakan kolektif dari seluruh elemen masyarakat untuk mencegah dan memberantas narkoba,” tegas Bupati.

Menurutnya, narkoba merupakan persoalan kompleks yang tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga menghancurkan keluarga serta menimbulkan berbagai dampak sosial berkepanjangan. Karena itu, Program BATARA Bersinar tidak boleh dimaknai sekadar slogan, melainkan harus menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat.

Bupati menjelaskan bahwa Workshop BATARA Bersinar 2025 bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai bahaya narkoba dari aspek kesehatan, hukum, dan sosial; meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pencegahan dan pelaporan; memperkuat sinergi lintas sektor; serta mendorong lahirnya kader-kader antinarkoba di desa, kelurahan, sekolah, hingga lingkungan kerja.

Ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif keluarga sebagai benteng pertama, serta peran tokoh agama, tokoh adat, dunia pendidikan, pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat. “Kita harus membangun budaya anti narkoba dalam seluruh aspek kehidupan, agar Barito Utara menjadi daerah yang kuat, sehat, dan bermartabat,” ujarnya.

Bupati berharap melalui workshop ini, para peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak narkoba dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. “Saya berharap kegiatan ini memberikan hasil nyata bagi upaya kita menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara atas terselenggaranya kegiatan tersebut, sekaligus secara resmi membuka Workshop BATARA Bersinar Tahun 2025.

Sementara itu, dalam laporannya Sekretaris Badan Kesbangpol Barito Utara, Yudie E. Rakhman, mewakili Kepala Badan Kesbangpol Rayadi, menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang memerlukan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat luas. “Melalui Workshop BATARA Bersinar ini, kami berharap terbangun pemahaman bersama sekaligus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dan Prekursor Narkotika (P4GN-PN) di Kabupaten Barito Utara,” ujar Yudie.

Kegiatan ini diikuti 130 peserta yang terdiri dari ASN, pemuda, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan pelajar se-Kabupaten Barito Utara. Para peserta menerima materi dari empat narasumber, yakni Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Badan Kesbangpol Barito Utara, Kasat Narkoba Polres Barito Utara, serta Kasi Intel Kejaksaan Negeri Barito Utara.(red)