Palangka Raya, eNewskalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik, khususnya guru yang bertugas di Sekolah Khusus (SKH). Melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng, pemerintah menyediakan program beasiswa kuliah gratis bagi guru SKH yang belum memiliki gelar sarjana (S1).
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengungkapkan bahwa masih banyak guru Sekolah Khusus yang belum memiliki latar belakang pendidikan linear, terutama Pendidikan Luar Biasa (PLB). Hal ini mendorong pemerintah daerah untuk memberikan dukungan agar mereka dapat melanjutkan pendidikan secara profesional.
“Banyak guru-guru kita yang mengajar di Sekolah Khusus belum memiliki latar belakang Pendidikan Luar Biasa. Karena itu kami dorong mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana secara gratis,” ujarnya usai mengikuti upacara Hari Guru Nasional di SMAN 5 Palangka Raya, Selasa (25/11/2025).
Program beasiswa tersebut, menurut Reza, selaras dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) yang tengah menggencarkan pemberian beasiswa bagi guru yang belum menempuh S1. Pemprov Kalteng akan menyesuaikan kebijakan daerah agar pelaksanaannya selaras dengan arahan pemerintah pusat.
“Kita fasilitasi dan match-kan dengan program kuliah gratis. Kita dukung sepenuhnya agar guru-guru kita bisa memanfaatkan kesempatan ini,” tegas Reza.
Program Sudah Berlaku Sejak 2025–2026
Reza menjelaskan bahwa program kuliah gratis ini diberlakukan mulai 2025 hingga 2026, dan saat ini Pemprov masih menunggu mekanisme teknis dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan penuh di lapangan.
Program serupa sebelumnya telah diberikan kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang menjadi salah satu prioritas pengembangan kualitas tenaga pendidik di Kalteng.
Di kesempatan terpisah, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dan para guru. Selain beasiswa guru SKH, Pemprov juga menjalankan Program 10.000 Kuliah Gratis yang menjadi unggulan sektor pendidikan di daerah.
“Kami ingin guru-guru semakin sejahtera dan terus meningkatkan kompetensinya. Ini kesempatan besar untuk memperkuat peran guru dalam mempersiapkan generasi masa depan,” kata Agustiar.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menghargai kerja keras guru dan mengajak para pendidik memanfaatkan peluang kuliah gratis untuk meningkatkan profesionalisme.(Zen)
Penulis : Zendrato
Editor : Andi Kadarusman












