BeritaEksekutifPemkab Barito Utara

Bupati Barito Utara Minta Pengawasan Ketertiban Umum Ditingkatkan, Penanganan ODGJ Harus Humanis dan Terukur

4
×

Bupati Barito Utara Minta Pengawasan Ketertiban Umum Ditingkatkan, Penanganan ODGJ Harus Humanis dan Terukur

Sebarkan artikel ini
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin didampingi jajaran pemerintah daerah menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah dalam meringankan beban masyarakat.

Muara Teweh. eNewskalteng.com – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T., meminta agar pengawasan terhadap keamanan dan ketertiban umum di Kabupaten Barito Utara terus diperkuat, termasuk meningkatkan patroli di wilayah-wilayah yang dinilai rawan. Hal tersebut disampaikan menyusul adanya perhatian masyarakat terhadap keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dinilai berpotensi mengganggu ketenteraman lingkungan.

Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus menjalin koordinasi dengan aparat kepolisian serta instansi terkait dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.

Ia menegaskan, apabila ditemukan gangguan ketertiban di ruang publik maupun kejadian yang berpotensi membahayakan masyarakat, pemerintah daerah melalui kecamatan dan perangkat terkait akan segera berkoordinasi dengan Polres Barito Utara agar penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur.

“Kami menginginkan setiap laporan dari masyarakat dapat segera ditindaklanjuti. Koordinasi dengan pihak kepolisian terus dilakukan agar setiap persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ujar H. Shalahuddin.

Selain itu, Bupati menilai intensitas patroli ketertiban umum perlu terus ditingkatkan sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

Terkait keberadaan ODGJ yang sempat menjadi perhatian masyarakat, H. Shalahuddin menegaskan bahwa penanganannya harus tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan tanpa mengabaikan aspek keselamatan publik.

Menurutnya, apabila terdapat ODGJ yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain, maka diperlukan pengawasan dan penanganan secara profesional oleh instansi yang memiliki kewenangan.

“Pemerintah tetap mengutamakan pendekatan yang humanis. Namun apabila kondisi seseorang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat ataupun dirinya sendiri, tentu harus ada langkah penanganan yang tepat sesuai ketentuan,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada aparat kepolisian menyelesaikan proses penyelidikan terhadap insiden yang masih berlangsung. Menurutnya, seluruh fakta harus diperoleh melalui proses hukum sehingga penyebab kejadian dapat diketahui secara objektif.

“Kita percayakan prosesnya kepada pihak kepolisian. Biarkan penyelidikan berjalan sehingga seluruh fakta dapat terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh aparat yang berwenang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar ODGJ yang memerlukan penanganan khusus tidak dibiarkan tanpa pengawasan karena dapat menimbulkan risiko bagi keselamatan diri sendiri maupun masyarakat di sekitarnya.

Ia berharap seluruh instansi terkait terus memperkuat koordinasi dalam memberikan pendampingan, pengawasan, serta layanan yang sesuai sehingga penanganan dapat dilakukan secara aman, manusiawi, dan tepat sasaran.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga, sekaligus memastikan setiap warga yang membutuhkan penanganan khusus memperoleh pelayanan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.