Palangka Raya, eNewskalteng.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Perdana Kepengurusan masa bakti 2026-2031 guna membahas penyusunan program kerja serta pembagian tugas pengurus, Sabtu (6/6/2026) siang, bertempat di Kantor/ Sekretariat PWNU Kalteng, Jalan G. Obos Induk, Palangka Raya.
Ketua Tanfidziyah PWNU Kalteng, Dr. H.M. Wahyudie F. Dirun usai rapat mengatakan, rapat tersebut menjadi langkah awal dalam menjalankan amanah organisasi setelah pelaksanaan Konferensi Wilayah PWNU beberapa waktu lalu di Palangka Raya. “Rapat ini merupakan rapat perdana pengurus dalam rangka menyusun dan mengevaluasi program kerja yang telah ditetapkan bersama pada Konferensi Wilayah PWNU,” ujarnya.
Menurut Wahyudie, seluruh program kerja dari masing-masing bidang nantinya akan dievaluasi secara berkala, baik per triwulan maupun semester, sehingga pelaksanaan program dapat terukur dan berjalan maksimal. “Kita ingin mengetahui sejauh mana program-program yang sudah dijalankan oleh masing-masing bidang, sehingga evaluasi dapat dilakukan secara berkelanjutan,” kata wartawan senior yang juga Ketua Pembina PWI Kalimantan Tengah tersebut.
Selain evaluasi program, rapat juga membahas pembagian tugas para wakil ketua sesuai bidang kerja masing-masing. Pembagian tersebut dilakukan agar seluruh pengurus memahami tanggung jawab yang akan dijalankan selama masa kepengurusan.
Tak hanya itu, PWNU Kalteng juga menetapkan para wakil ketua sebagai Koordinator Wilayah Nahdlatul Ulama di 13 kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah. “Dengan pembagian tugas ini diharapkan seluruh program kerja dapat berjalan sesuai harapan. Jadi bukan hanya ketua dan sekretaris yang bekerja, tetapi seluruh pengurus memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjalankan organisasi,” tegas Wahyudie.
Ia menambahkan, kepemimpinan di tubuh Nahdlatul Ulama mengedepankan prinsip kolektif dan kebersamaan, sehingga seluruh pengurus memiliki tanggung jawab terhadap keberlangsungan organisasi. “Dalam organisasi besar seperti NU, kepemimpinan itu bersifat kolektif, bukan perseorangan. Semua pengurus bertanggung jawab terhadap jalannya organisasi,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Wahyudie juga menyinggung rencana pembangunan gedung baru PWNU Kalteng yang berlokasi di belakang kantor sekretariat PWNU di Jalan G. Obos Induk, Palangka Raya. Ia menyebut proses pengurusan dana pembangunan melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah masih terus berjalan.
Gedung baru tersebut direncanakan dibangun tiga lantai dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Kami memohon doa seluruh pengurus, para sahabat dan warga nahdliyin agar rencana pembangunan kantor baru PWNU Kalteng ini dapat berjalan lancar. Insya Allah pembangunan akan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Gubernur H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo,” tutup Wahyudie F. Dirun.(zen)












