BeritaDPRD Palangkaraya

Anggota DPRD Syaufwan hadi Minta Pemko Tuntaskan PR Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik

21
×

Anggota DPRD Syaufwan hadi Minta Pemko Tuntaskan PR Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi.

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-68 Kota Palangka Raya menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus menyusun langkah perbaikan ke depan. DPRD Kota Palangka Raya menilai berbagai program pembangunan telah menunjukkan hasil positif, namun masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian serius.

Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, mengatakan arah pembangunan selama setahun terakhir sudah berada pada jalur yang tepat. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, dunia usaha, kalangan akademisi, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. “Secara umum pembangunan Kota Palangka Raya berjalan dengan baik. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas pembangunan,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Ia mengapresiasi berbagai kemajuan yang telah dicapai pemerintah, terutama di bidang infrastruktur. Perbaikan jalan, pembangunan drainase, peningkatan fasilitas publik, hingga penataan kawasan perkotaan seperti Bundaran Besar dan ruang terbuka hijau dinilai memberikan dampak positif terhadap kenyamanan masyarakat. Di sektor pendidikan dan kesehatan, Syaufwan juga menilai pemerintah menunjukkan komitmen melalui pembangunan berbagai fasilitas penunjang. Kehadiran gedung baru Puskesmas Menteng dan Puskesmas Induk Kayon diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi warga.

Selain itu, perkembangan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata turut mendapat apresiasi. Berbagai pameran, festival budaya, dan kegiatan promosi daerah dinilai mampu mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat maupun wisatawan. Meski demikian, ia mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan agar pembangunan berjalan lebih optimal.

Salah satu perhatian utama DPRD adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Syaufwan, masih terdapat berbagai potensi penerimaan yang belum dimanfaatkan secara maksimal, termasuk melalui optimalisasi digitalisasi pembayaran pajak restoran dan hotel, pembaruan data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta penataan penerimaan dari sektor pajak kendaraan bermotor. Ia juga meminta pemerintah mengevaluasi pengelolaan retribusi parkir tepi jalan umum agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pendapatan daerah.

Selain persoalan PAD, Syaufwan menyoroti masih rendahnya serapan anggaran yang berpengaruh terhadap besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA). Menurutnya, kondisi tersebut banyak dipicu keterlambatan proses pengadaan barang dan jasa sehingga pelaksanaan program menumpuk pada akhir tahun anggaran. “Perencanaan program harus disusun lebih matang sejak awal tahun agar pelaksanaannya tepat waktu dan penyerapan anggaran menjadi lebih optimal,” katanya.(nis)