Palangka Raya, eNewskalteng.com – DPRD Kalimantan Tengah menyambut positif pelantikan dan rotasi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dilakukan beberapa waktu lalu.
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, menilai pergantian maupun pergeseran jabatan di lingkungan birokrasi merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas pemerintahan serta mendorong kinerja perangkat daerah menjadi lebih optimal. “Rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi pemerintahan sebagai bagian dari penyegaran dan peningkatan kinerja birokrasi,” katanya, Jumat (26/6/2026).
Ia memberikan perhatian khusus terhadap penempatan pejabat pada perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan keuangan, yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Menurut Freddy, penunjukan Sutoyo di Bapenda serta dr. Suyuti Syamsul pada BKAD merupakan keputusan yang tepat mengingat keduanya memiliki pengalaman panjang dan pemahaman yang baik terhadap tata kelola pemerintahan.
Ia menilai kapasitas dan rekam jejak kedua pejabat tersebut dapat menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pengelolaan keuangan daerah, khususnya di tengah kondisi fiskal yang membutuhkan penguatan sumber-sumber pendapatan daerah. Freddy menjelaskan, pemerintah daerah saat ini dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai langkah strategis, baik melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi pendapatan.
Selain peningkatan PAD, ia juga berharap jajaran pejabat yang baru dilantik mampu memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah agar semakin transparan, efektif, dan akuntabel. “Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki para pejabat yang baru, kami berharap pengelolaan keuangan daerah dapat semakin baik sekaligus mampu meningkatkan kontribusi PAD bagi pembangunan Kalimantan Tengah,” ujarnya. Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keuangan daerah dan mendukung percepatan pembangunan di Kalimantan Tengah.(kaer)












