Palangka Raya, eNewskalteng.com – Kepala BPS Prov Kalteng Agnes Widiastuti mengatakan inflasi Kalteng pada Maret 2025 sebesar 1,33 persen (y-o-y), berada di atas rata-rata nasional yaitu 1,07 persen (y-o-y). Hal ini sebagaimana disampaikan pada Konferensi Pers Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Prov Kalteng, di Ruang Vicon Kantor BPS Prov Kalteng, Selasa (8/4/2025).
Agnes membacakan komoditas yang dominan memberikan andil inflasi bulanan di Kalteng, antara lain tarif listrik sebesar 1,30 persen; cabai rawit sebesar 0,15 persen; bawang merah sebesar 0,08 persen; emas perhiasan sebesar 0,04 persen; dan mie kering instan sebesar 0,03 persen.
Lebih lanjut, komoditas yang dominan memberikan andil inflasi bulanan di keempat kabupaten/kota IHK di Kalteng tersebut, yaitu tarif listrik, cabai rawit, dan bawang merah.
Sementara itu, Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko yang hadir menyampaikan Pemprov Kalteng terus melakukan upaya secara maksimal agar inflasi di Kalteng tetap stabil.
“Beberapa waktu lalu Bapak Gubernur sudah melakukan panen raya dan pengecekan Rice Milling Unit (RMU) di Kabupaten Pulang Pisau. Bapak Gubernur juga mengecek pabrik pakan ternak. Bapak Gubernur ingin memastikan ketahanan pangan di Kalteng menguat dan bisa mensejahterakan para petaninya,” jelasnya.
Dirinya menambahkan bahwa, Pemprov Kalteng juga terus menggalakkan gerakan tanam cabai sebagai salah satu upaya dalam menekan angka inflasi. (Y)












