Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Bupati Halikinnor bersama Wakil Bupati, Pj Sekda dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), turun langsung meninjau kondisi SMA Negeri 1 Cempaga, setelah mengalami kebakaran yang terjadi Minggu dinihari sekitar pukul 02.30 WIB tersebut.
Halikinnor menyaksikan langsung sejumlah ruangan di sekolah mengalami kerusakan akibat kebakaran. Di antaranya ruang kepala sekolah, ruang wakil kepala sekolah, ruang guru serta tiga ruang belajar yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Menurutnya, berdasarkan informasi awal dari pihak kepolisian, kebakaran tersebut diduga bukan berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Api diduga berasal dari korsleting pada panel surya yang terpasang di sekolah. “Saya sudah tadi pagi laporan ke Pak Gubernur bahwa terjadi musibah ini dan ini bukan dari karhutla. Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Cempaga, ini terindikasi dari korsleting panel surya,” ujarnya.
Halikinnor merasa prihatin karena kebakaran tersebut berpotensi mengganggu aktivitas belajar mengajar siswa. Namun, berdasarkan hasil pembicaraan dengan pihak sekolah, sebagian gedung yang masih berdiri dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran. “Saya bersyukur tidak semua bangunan untuk belajar itu terbakar, sehingga masih bisa dimanfaatkan. Tinggal bagaimana pengaturannya, mungkin ada yang diatur jamnya,” jelasnya.
Halikinnor menyatakan, pihak sekolah telah telah menyiapkan ruang laboratorium untuk sementara dijadikan ruang kantor guru. Namun, ruangan tersebut masih membutuhkan meja dan kursi. “Yang mendesak karena ruang guru, ruang kepala sekolah terbakar. Mereka tadi masih ada gedung lab yang bisa dimanfaatkan untuk ruang kantor sementara. Hanya dibutuhkan meja kursi untuk guru-guru,” ungkapnya.
Selain penanganan sementara, Halikinnor berharap pembangunan kembali fasilitas sekolah dapat dilakukan secara lebih representatif. Terlebih, pembahasan anggaran tahun 2027 masih berlangsung. Selain itu, pembangunan gedung yang rusak akibat kebakaran dapat dimasukkan dalam perencanaan tahun depan, sehingga fasilitas SMA Negeri 1 Cempaga dapat kembali berdiri dengan kondisi yang lebih baik. “Mudah-mudahan tahun depan langsung bisa dibangun dengan representatif, bangunannya cukup bagus. Karena ini pinggir jalan negara, nanti saya sampaikan langsung kepada Pak Gubernur,” tutupnya. (man)












