BeritaInternasionalTeknologi

XPeng Mulai Produksi Robot Humanoid, Bidik Pasar Global pada 2027

56
×

XPeng Mulai Produksi Robot Humanoid, Bidik Pasar Global pada 2027

Sebarkan artikel ini
Sebuah robot humanoid buatan XPeng terlihat dalam foto yang diabadikan pada ajang Hannover Messe 2026 di Hannover, Jerman, pada 21 April 2026. (Xinhua/Zhang Haofu)

GUANGZHOU, 9 September (Xinhua), eNewskalteng.com — Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, XPeng, mulai memasuki babak baru dalam pengembangan robot humanoid dengan mengoperasikan lini produksi khusus robot pada Selasa (8/9). Perusahaan tersebut menargetkan robot humanoid buatannya mulai dijual dan dikirim kepada pelanggan di pasar Tiongkok maupun mancanegara pada 2027. Peluncuran lini produksi itu sekaligus menandai pergeseran XPeng dari tahap penelitian dan pengembangan (litbang) serta produksi percobaan menuju manufaktur robot humanoid dalam skala massal.

Dalam acara tersebut, robot humanoid serbaguna IRON yang dikembangkan XPeng berhasil menjalani proses perakitan akhir secara otomatis. Setelah proses perakitan selesai, robot tersebut bahkan berjalan keluar dari lini produksi secara mandiri. Langkah ini menjadi bagian dari strategi XPeng untuk membawa teknologi robot humanoid dari tahap pengembangan menuju penggunaan komersial yang lebih luas. Produksi massal selama ini menjadi salah satu tantangan utama bagi industri robot humanoid. Pengembangan robot jenis tersebut masih banyak mengandalkan produksi dalam jumlah terbatas dan proses perakitan semimanual yang membutuhkan tenaga kerja cukup besar.

XPeng mengatakan lini produksi barunya dirancang khusus untuk mendukung pembuatan robot dalam jumlah besar. Sistem manufaktur yang digunakan juga mengadopsi sejumlah standar pengendalian mutu yang selama ini diterapkan dalam industri otomotif. Menurut perusahaan, lebih dari 80 persen proses manufaktur inti di fasilitas tersebut telah menggunakan sistem otomatisasi.

He Xiaopeng, Chairman XPeng, mengatakan perusahaan membangun lini produksi robot humanoid tersebut dari tahap awal dan akan terus meningkatkan efisiensi manufaktur. “XPeng telah membangun lini produksi robot dari nol dan akan terus berupaya memperpendek siklus produksi serta memperluas kapasitas produksi,” ujarnya. Setelah memasuki fase produksi massal, robot IRON tidak langsung dipasarkan secara luas. XPeng terlebih dahulu akan mengoperasikannya di sejumlah fasilitas milik perusahaan, termasuk gerai dan kawasan industri internal.

Dalam penerapan awal tersebut, robot akan menjalankan berbagai tugas yang berhubungan dengan pelayanan dan operasional. Beberapa di antaranya adalah menyambut pelanggan, memberikan informasi mengenai kendaraan, mengarahkan pengunjung, melakukan pemeriksaan, serta menangani barang-barang berukuran kecil. Tahap uji coba internal tersebut dinilai penting untuk menguji kemampuan robot dalam menghadapi kondisi nyata di lingkungan komersial dan industri.

XPeng mengatakan pengalaman penggunaan langsung akan dimanfaatkan untuk menyempurnakan algoritma serta meningkatkan kemampuan robot sebelum produk tersebut diperkenalkan secara lebih luas ke pasar pada 2027. Strategi tersebut juga menunjukkan upaya perusahaan untuk mengembangkan teknologi embodied intelligence atau kecerdasan berwujud melalui kombinasi perangkat keras, perangkat lunak, kecerdasan buatan, dan pengalaman penggunaan di dunia nyata. Perkembangan XPeng berlangsung ketika industri robot humanoid Tiongkok memasuki fase penting menuju komersialisasi. Industri tersebut secara bertahap mulai bergeser dari pengembangan dan pengujian robot dalam jumlah terbatas menuju penerapan yang lebih luas di berbagai sektor.

Xu Xiaolan, Ketua Institut Elektronika Tiongkok, mengatakan dalam Konferensi Robot Dunia 2026 di Beijing bulan lalu bahwa industri robot humanoid Tiongkok kini berada pada tahap penting dalam proses komersialisasi dan penerapan berskala besar. Menurut dia, produk berbasis embodied intelligence tengah bergerak dari tahap uji coba skala kecil menuju penggunaan yang lebih luas. Dengan pembangunan lini produksi khusus dan rencana peluncuran pada 2027, XPeng berupaya memanfaatkan momentum tersebut untuk mempercepat pengembangan robot humanoid sekaligus membuka peluang baru bagi penerapan teknologi kecerdasan buatan dalam kegiatan komersial dan industri.(red)