BeritaDPRD Palangkaraya

Anggota DPRD Sudarto Dorong Digitalisasi Pajak dan Optimalisasi Aset Tingkatkan PAD

3
×

Anggota DPRD Sudarto Dorong Digitalisasi Pajak dan Optimalisasi Aset Tingkatkan PAD

Sebarkan artikel ini
Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Palangka Raya, Sudarto.

Palangka Raya, eNewskalteng.com – DPRD Kota Palangka Raya menyoroti belum optimalnya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah masih terdapat tujuh organisasi perangkat daerah (OPD) yang gagal memenuhi target pendapatan pada Tahun Anggaran 2025. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal perlunya pembenahan sistem pengelolaan pendapatan daerah.

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Palangka Raya, Sudarto, mengatakan belum tercapainya target PAD menunjukkan masih banyak potensi penerimaan daerah yang belum tergali secara maksimal. “Masih ada tujuh SKPD yang belum mampu mencapai target PAD. Salah satu penyebabnya adalah potensi pendapatan daerah yang belum dikelola secara optimal oleh Pemerintah Kota Palangka Raya,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Menurut Sudarto, pemerintah daerah perlu melakukan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber-sumber pendapatan. Salah satunya melalui percepatan digitalisasi sistem pemungutan pajak daerah sehingga proses pendataan, pembayaran, hingga pengawasan dapat berjalan lebih akurat dan transparan. “Penguatan digitalisasi pajak daerah perlu segera dilakukan agar pengelolaan pendapatan menjadi lebih efektif, efisien, sekaligus meningkatkan akuntabilitas,” katanya.

Selain digitalisasi, Banggar DPRD juga menilai pemanfaatan aset milik pemerintah daerah masih belum memberikan kontribusi yang maksimal terhadap peningkatan PAD. Padahal, aset daerah memiliki potensi besar apabila dikelola secara profesional dan produktif. “Pemanfaatan aset daerah masih perlu dioptimalkan sehingga mampu memberikan tambahan pendapatan bagi pemerintah daerah. Potensi tersebut masih cukup besar untuk dikembangkan,” jelasnya.

DPRD berharap pemerintah kota melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh OPD pengelola pendapatan, termasuk memperkuat inovasi dalam menggali sumber-sumber PAD baru. Dengan dukungan sistem digital yang terintegrasi serta pengelolaan aset yang lebih efektif, target pendapatan daerah pada tahun-tahun mendatang diyakini dapat tercapai secara lebih optimal.(nis)