BeritaPemkab KapuasPeristiwa

Reuni Buser Legend Polres Kapuas, Senior Titip Pesan Profesional dan Jaga Kekompakan

4
×

Reuni Buser Legend Polres Kapuas, Senior Titip Pesan Profesional dan Jaga Kekompakan

Sebarkan artikel ini
Usai menggelar reuni, Tim Buser Legend Polres Kapuas melakukan photo bersama.(Photo/ali)

KAPUAS, eNewskalteng.com – Sejumlah mantan personel reserse yang tergabung dalam Buser Legend Polres Kapuas kembali berkumpul dalam suasana penuh keakraban. Reuni digelar di D’Silva Cafe, Anjir Serapat Kilometer 7, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Sabtu (5/9). Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat kembali hubungan persaudaraan sekaligus mengenang berbagai perjalanan selama menjalankan tugas sebagai anggota reserse di wilayah hukum Polres Kapuas.

Beberapa senior Tim Buser Legend Polres Kapuas saat menyampaikan sambutan pada acara reuni di D’Silva Cafe, Kabupaten Kapuas, Sabtu (5/9/2026).(Photo/ali)

Sejumlah purnawirawan yang pernah menjadi bagian dari tim Buser turut hadir, di antaranya Dwianto, Trio Handoko, Suharto dan Rizal. Selain itu, AKP H. Memet yang pernah menjadi bagian dari personel Buser pada 2009 juga hadir dalam kegiatan tersebut. Hingga kini, Memet masih aktif menjalankan tugas kepolisian.

Reuni semakin hangat dengan kehadiran dua wartawan, Suhartoyo dan Ali Surakhman. Keduanya diketahui pernah menjadi mitra kerja Buser dalam menjalankan tugas jurnalistik, khususnya dalam mengikuti berbagai kegiatan dan penanganan kasus di lapangan. Suasana nostalgia pun terasa sepanjang pertemuan. Para peserta saling bertukar cerita mengenai pengalaman ketika masih aktif bertugas, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi saat melakukan penyelidikan hingga pengungkapan perkara.

Tim Buser Legend Polres Kapuas photo bersama usai melaksanakan reuni di D’Silva Cafe, Anjir Serapat Kilometer 7, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Sabtu (5/9/2026).(Photo/ali)

Salah satu kasus yang kembali menjadi bahan cerita adalah pengungkapan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah Terusan. Kasus tersebut menjadi salah satu pengalaman yang cukup membekas bagi personel Buser kala itu. Proses penyelidikan, pengejaran hingga keberhasilan menangkap pelaku menjadi bagian dari perjalanan tugas yang hingga kini masih dikenang.

Berbagai cerita masa lalu tersebut sesekali diselingi canda dan tawa. Meski sebagian peserta telah memasuki masa purnabakti, sedangkan lainnya masih aktif berdinas, komunikasi dan ikatan persaudaraan yang terbentuk selama bertugas tetap terpelihara.

Senior Titip Pesan untuk Personel Aktif

Tidak hanya menjadi ajang bernostalgia, reuni juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan kepada personel yang saat ini masih menjalankan tugas kepolisian. Trio Handoko berpesan agar anggota yang masih aktif senantiasa menjalankan tugas dengan mengedepankan profesionalisme serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Laksanakan tugas secara profesional. Jangan lakukan pelanggaran. Layani masyarakat dengan baik,” pesannya.

Pesan mengenai pentingnya menjaga kekompakan juga disampaikan Dwianto. Menurutnya, soliditas dan jiwa korsa merupakan bagian penting yang harus terus dijaga dalam menjalankan tugas sebagai anggota resers. “Jaga kekompakan. Jiwa korsa reserse harus terus dipupuk. Jauhi narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Rizal mengungkapkan rasa syukurnya karena masih dapat bertemu dan berkumpul bersama rekan-rekan seperjuangan. Berbagai pengalaman dan tantangan yang telah dilalui bersama menjadi kenangan berharga selama menjalankan pengabdian. “Alhamdulillah tugas dilewati dengan baik,” ujarnya.

Suharto juga menyampaikan hal serupa. Ia merasa senang karena hubungan silaturahmi di antara para personel yang pernah bertugas bersama masih tetap terjaga meski telah mengalami perubahan status kedinasan. “Bersyukur dan senang silaturahmi dapat terus terjaga,” katanya.

Momen Menimba Pengalaman Senior

Bagi AKP H. Memet, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi pertemuan untuk mengenang masa lalu. Reuni juga menjadi kesempatan bagi personel yang masih aktif untuk kembali menimba pengalaman dari para senior. “Melalui kegiatan ini kita bernostalgia. Kami juga meminta wejangan kepada para senior,” ujar Memet. Memet juga menyampaikan permohonan maaf kepada para senior apabila selama menjalankan tugas bersama terdapat kesalahan maupun kekhilafan. Menurutnya, pengalaman para senior yang telah lebih dahulu menjalani tugas sebagai anggota reserse merupakan pelajaran penting bagi personel yang masih aktif. Berbagai pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk menghadapi tantangan sekaligus menjaga profesionalisme dan integritas dalam melaksanakan tugas.

Rangkaian reuni kemudian diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa berakhirnya masa tugas tidak berarti berakhir pula hubungan persaudaraan yang telah dibangun selama menjalankan pengabdian. Bagi keluarga besar Buser Legend Polres Kapuas, reuni menjadi momentum untuk terus merawat silaturahmi, mengenang perjalanan bersama, sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan yang telah terjalin sejak masih aktif bertugas.(Ali)