BeritaNasionalPeristiwa

Cegah Konflik Berlanjut, Harimau Sumatra Dievakuasi di Agam

5
×

Cegah Konflik Berlanjut, Harimau Sumatra Dievakuasi di Agam

Sebarkan artikel ini
Petugas memeriksa kondisi seekor harimau Sumatra betina setelah hewan itu ditemukan di dalam kandang perangkap di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, pada 12 Agustus 2026. (Xinhua/Andri Mardiansyah)

AGAM, (Xinhua), eNewskalteng.com Petugas berhasil mengamankan seekor harimau Sumatra betina menggunakan kandang perangkap di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, pada Rabu (12/8). Evakuasi dilakukan sebagai langkah untuk mencegah terjadinya konflik antara satwa liar yang terancam punah tersebut dengan masyarakat di sekitar wilayah habitatnya.

Seekor harimau Sumatra betina ditemukan di dalam kandang perangkap di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, pada 12 Agustus 2026. (Xinhua/Andri Mardiansyah)

Harimau betina itu ditemukan berada di dalam kandang perangkap yang telah dipasang petugas di Kabupaten Agam. Setelah berhasil ditangkap, petugas kemudian memeriksa kondisi fisik satwa tersebut untuk memastikan kesehatan dan keselamatannya.

Penanganan harimau Sumatra ini merupakan bagian dari upaya petugas dalam mengantisipasi potensi konflik antara manusia dan satwa liar. Keberadaan harimau di sekitar kawasan yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat dapat menimbulkan risiko bagi kedua pihak apabila tidak segera ditangani.

Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) merupakan salah satu satwa endemik Indonesia yang populasinya terancam. Karena itu, penanganan terhadap satwa tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan harimau sekaligus masyarakat di sekitarnya.

Penangkapan menggunakan kandang perangkap menjadi salah satu langkah yang ditempuh untuk mengamankan satwa tanpa harus melukainya. Setelah dievakuasi, kondisi harimau diperiksa sebelum petugas menentukan penanganan selanjutnya. Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya konflik lanjutan serta mendukung perlindungan harimau Sumatra yang populasinya terus menghadapi berbagai ancaman di alam.(red)