BeritaDPRD KaltengLegislatif

DPRD Kalteng Apresiasi Komitmen Kepala Daerah Terus Turunkan Angka Stunting

142
×

DPRD Kalteng Apresiasi Komitmen Kepala Daerah Terus Turunkan Angka Stunting

Sebarkan artikel ini
Sugiyarto.

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, tiga daerah di provinsi ini—Kabupaten Sukamara, Kota Palangka Raya, dan Kabupaten Murung Raya—berhasil mencatat penurunan signifikan angka stunting.

Capaian ini mendapat apresiasi dari Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto. Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai bukti nyata dari kolaborasi lintas sektor serta komitmen tinggi dari para kepala daerah.

“Berdasarkan hasil SSGI 2024, Kabupaten Sukamara, Kota Palangka Raya, dan Kabupaten Murung Raya menunjukkan tren penurunan angka stunting yang signifikan. Ini patut diapresiasi dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain yang masih berjuang menekan angka stunting,” kata Sugiyarto, Jumat (4/7/2025).

Menurutnya, penurunan angka stunting tidak bisa dibebankan hanya kepada satu instansi, seperti Dinas Kesehatan. Sebaliknya, keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya peran aktif dari para bupati/wali kota dan sinergi lintas sektor antar organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan.

“Peran kepala daerah sangat signifikan. Stunting bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi tanggung jawab bersama seluruh stakeholder yang berkaitan dengan peningkatan gizi masyarakat,” tambahnya.

Sugiyarto juga menekankan pentingnya dukungan anggaran yang memadai agar program-program penanggulangan stunting dapat berjalan optimal. Menurutnya, pemberian gizi tambahan harus dibarengi dengan penyuluhan dan pendidikan kepada masyarakat, khususnya kepada orang tua balita.

“Edukasi harus dimulai sejak bayi masih menyusui. Orang tua harus memahami pentingnya pemberian ASI eksklusif minimal hingga usia 2,5 tahun,” tambahnya.

Ia pun menilai bahwa program pemerintah pusat seperti makanan bergizi gratis merupakan langkah positif. Namun, hal tersebut perlu diperkuat dengan komitmen nyata dari kepala daerah dan kolaborasi semua pihak.

“Dengan semangat kebersamaan, kita berharap Kalimantan Tengah dapat mengeliminasi stunting dalam lima tahun ke depan,”jelasnya.(y)