BisnisEksekutifPemkab Murung Raya

Wisuda Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah” Warnai Apresiasi Pemkab Murung Raya kepada Para Sesepuh Daerah

71
×

Wisuda Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah” Warnai Apresiasi Pemkab Murung Raya kepada Para Sesepuh Daerah

Sebarkan artikel ini
Wisuda Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah” saat melakukan photo bersama usai diwisuda.(Photo/diskominfo)

Puruk Cahu, eNewskalteng.com  – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan dan Perlindungan Anak menggelar Wisuda Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah” yang berlangsung di Aula DPMD Mura, Senin (1/12/2025). Acara penuh haru dan kebanggaan ini dihadiri Asisten I Setda Mura, Rahmat K. Tambunan; Plt. Kepala Dinas DALDUK KBP3A, Lynda Kristiane; jajaran TP-PKK Mura; para wisudawati; serta tamu undangan lainnya.

Plt. Kepala Dinas DALDUK KBP3A, Lynda Kristiane, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta yang semula 24 orang, berkurang menjadi 22 orang karena satu peserta meninggal dunia dan satu lainnya mengundurkan diri akibat kecelakaan. “Tujuan kegiatan ini adalah memberikan apresiasi kepada para lansia yang telah mengikuti proses pembelajaran, meningkatkan motivasi agar tetap aktif, sehat, dan produktif, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga dalam mendukung keberdayaan lansia,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Murung Raya melalui Asisten I Rahmat K. Tambunan menegaskan bahwa wisuda ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghargaan tulus kepada para sesepuh yang telah menjalani perjalanan hidup dengan penuh pengabdian dan keteladanan. “Mereka adalah sumber inspirasi, gudang ilmu, dan pilar kebijaksanaan yang menjadi panutan bagi generasi penerus. Pemerintah daerah menyadari bahwa lansia adalah aset berharga bangsa. Mereka bukan hanya saksi sejarah, tetapi pelaku pembangunan yang telah memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan negara,” ujar Rahmat.

Ia menambahkan bahwa Wisuda Sekolah Lansia menjadi simbol bahwa usia bukanlah batas untuk berkarya, belajar, dan berkontribusi. Justru di usia senja, para lansia memiliki kekayaan pengalaman yang sangat penting dalam membimbing generasi muda.(red)