BeritaPemkab Murung RayaPemprov Kalimantan Tengah

Wakil Bupati Murung Raya H. Rahmanto Muhidin Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila ke-80 Tahun 2025

198
×

Wakil Bupati Murung Raya H. Rahmanto Muhidin Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila ke-80 Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Wabub Murung Raya H. Rahmanto Muhidin saat menyampaikan sambutan pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80 Tahun 2025.(Photo/ist)

Puruk Cahu. eNewskalteng.com – Wakil Bupati H. Rahmanto Muhidin atas nama Pemerintah Kabupaten Murung Raya memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80, yang dipusatkan  di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Senin (2/6/2025).

Upacara Hari Lahir Pancasila ini turut dihadiri  Ketua DPRD Murung Raya Rumiadi, dan Wakil Ketua 1 DPRD Murung Raya Dina Maulidah serta unsur Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, serta ASN dan Tenaga Kontrak lingkup Pemkab Murung Raya.

Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin saat membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan terhadap nilai-nilai dasar Negara. “Pancasila bukan hanya sebagai dokumen historis, tetapi sebagai jiwa Bangsa dan pedoman dalam membangun Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” jelas nya.

Rahmanto menyampaikan bahwa penguatan ideologi Pancasila menjadi salah satu agenda prioritas Nasional yang tertuang dalam Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Dalam konteks ini, Pancasila harus menjadi fondasi utama pembangunan, agar kemajuan yang dicapai tidak kehilangan arah dan tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. “Tantangan zaman, seperti globalisasi, digitalisasi, ekstremisme, radikalisme dan disinformasi harus kita hadapi dengan memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” terang Rahmanto.

Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa BPIP terus berkomitmen melaksanakan berbagai program strategis untuk memperkuat pembinaan ideologi Pancasila di seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui pendidikan, pelatihan ASN dan penguatan kurikulum. “Pancasila harus menjadi panduan moral dan etika dalam setiap tindakan, kebijakan, serta interaksi sosial kita, baik di dunia nyata maupun di ruang digital,” tutupnya.(red)