BeritaEksekutifPemkab Kotawaringin Timur

Viral, Seorang Warga Sedang Menggendong Bayi Orangutan Naik Motor

157
×

Viral, Seorang Warga Sedang Menggendong Bayi Orangutan Naik Motor

Sebarkan artikel ini
Tampak seorang warga di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, membuat heboh jagat media sosial dengan menggendong seekor bayi orangutan sembari mengendarai sepeda motor.(Photo/ist)

Sampit, eNewskalteng.com — Seorang warga di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, membuat heboh jagat media sosial dengan menggendong seekor bayi orangutan sembari mengendarai sepeda motor. Oleh petugas BKSDA Pos Sampit dengan dibantu warga, primata dilindungi itu akhirnya ditemukan dan langsung dievakuasi.

Menyikapi hal itu, petugas BKSDA Pos Sampit bersama warga dari komunitas reptil langsung melakukan penelusuran. Diketahui jika pria yang membawa anak orangutan itu adalah warga Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang,  beberapa hari lalu.

Kepada petugas, pria itu mengaku tidak mengetahui jika orangutan termasuk satwa dilindungi. Hewan itu ia temukan seorang diri tanpa induk, di hutan dekat tempat tinggalnya. Pria Bernama Muriansyah itu awalnya menolak menyerahkan primata asli Kalimantan tersebut, yang sempat dipeliharanya selama dua bulan. Namun setelah diberikan penjelasan oleh petugas, ia akhirnya mau melepaskannya secara sukarela.

Menurut drh. Yudik Rizki dari BKSDA Sampit, bayi orangutan diperkirakan berusia sekitar satu tahun dengan kondisi fisik yang nampak sehat. Hanya saja orangutan mengalami dehidrasi, serta terdapat bekas luka di tangan kiri diduga bekas gigitan hewan. ‘’Bayi orangutan selanjutnya kami bawa ke kantor NKSDA Seksi Konservasi Wilayah II Pangkalan Bun untuk pemeriksaan kesehatan lanjutan. Setelah cukup sehat, selanjutnya bayi orangutan tersebut dilepasliarkan Kembali ke habitatnya aslinya,’’ ujar drh. Yudik Rizki kepada sejumlah awak media. Kamis (23/10/2025).

Petugas BKSDA mengimbau, agar warga tidak memelihara satwa dilindungi. Jika menemukannya di hutan, warga diminta tetap membiarkan nya hidup di alam atau segera melaporkannya kepada petugas, jika dianggap membutuhkan penanganan.(man)

Penulis : Normansyah/eNewskalteng.com

Editor : Andi Kadarusman