Kuala Kapuas. eNewskalteng.com — Sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mendorong peningkatan literasi digital di tengah masyarakat, Bupati Kapuas H. M. Wiyatno, SP secara simbolis menyerahkan Spot Baca Buku Digital berupa tugu berkode QR kepada Ketua Harian Pengurus Masjid Agung Al Mukarram Amanah, dalam sebuah acara yang berlangsung di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Rabu (30/4/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Wiyatno menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan salah satu dari sebelas tantangan utama yang akan dihadapi dalam lima tahun ke depan. Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas, kualitas, dan sumber daya aparatur, serta percepatan reformasi birokrasi guna mendukung terwujudnya visi “Kapuas Bersinar”—daerah yang sejahtera, indah, aman, dan religius. “Digitalisasi adalah tantangan sekaligus peluang untuk mendorong pelayanan publik dan pembangunan daerah yang lebih efisien, kompetitif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Bupati.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kapuas, H. Suwarno Muriyat, dalam keterangannya menjelaskan bahwa penyerahan tugu digital ini merupakan bagian dari rangkaian acara Pelantikan Pengurus Masjid Agung Al Mukarram Amanah serta Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI). Acara tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. “Spot Baca Buku Digital merupakan inisiatif untuk memperkuat budaya literasi dan mempermudah akses masyarakat terhadap bahan bacaan bermutu di era digital,” ungkap Suwarno.
Ia menambahkan bahwa tugu ini dilengkapi kode QR yang memungkinkan masyarakat mengakses koleksi buku elektronik dengan mudah menggunakan perangkat gawai mereka. Koleksi tersebut mencakup buku-buku keagamaan, pendidikan, hingga ilmu pengetahuan umum.
Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Masjid, H. Hamidhan, menyambut positif inovasi tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Kapuas dalam menghadirkan fasilitas edukatif di lingkungan masjid. “Ini merupakan langkah yang sangat bermanfaat, terlebih karena masjid adalah pusat kegiatan masyarakat. Kami siap menjaga dan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas ini untuk mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan umat,” pungkasnya.(ali)












