BeritaEkonomiEksekutifPemkab Kotawaringin Timur

Sampit Expo 2026 Bentuk Nyata Dukungan Pemerintah Terhadap Ekonomi Kerakyatan

81
×

Sampit Expo 2026 Bentuk Nyata Dukungan Pemerintah Terhadap Ekonomi Kerakyatan

Sebarkan artikel ini
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kotim, Rafiq Riswandi, saat memberikan sambutan pada acara penutupan Sampit Expo 2026, Rabu (14/1/2026). (Foto-Normansyah)

 

Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Event Sampit Expo 2026 tidak hanya menjadi sarana promosi produk unggulan daerah, namun juga menjadi ruang ekspresi dan apresiasi terhadap kekayaan budaya, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kotawaringin Timur, Rafiq Riswandi, saat memberikan sambutan pada acara penutupan Sampit Expo 2026, Pameran Gelora Kriya Dekranasda Kotawaringin Timur dan Festival Budaya Habaring Hurung yang resmi berakhir pada Rabu 14 Januari 2026.

 

“Saya menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan. Melalui Sampit Expo, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai budaya dan kebersamaan sosial di tengah masyarakat,” ucapnya.

 

Rafiq juga memberikan apresiasi bagi para pelaku umkm dan perajin yang dinilai semakin inovatif, seraya berharap semangat produktivitas ini terus dipertahankan demi mewujudkan sektor umkm yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan di masa depan.

 

“Saya mengajak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pembinaan, pendampingan, dan perluasan akses pasar bagi UMKM serta pelestarian budaya daerah,” ujarnya.

 

Diharapkan event Sampit Expo, Gelora Kriya Dekranasda, dan Festival Budaya Habaring Hurung, dapat terus ditingkatkan kualitasnya, serta menjadi agenda tahunan unggulan yang memberi manfaat nyata, tandas Rafiq Riswandi.

 

Dalam rangkaian expo, pemerintah daerah bekerja sama dengan Bulog Kotim juga menggelar operasi pasar murah sebagai bentuk kepedulian sosial.

 

“Sebanyak 1.000 paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng dan susu kental manis telah disalurkan kepada masyarakat melalui sinergi Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian dan Bulog,” pungkas Rafiq.

 

Pada kesempatan ini sekaligus sebagai penutup dari seluruh rangkaian kegiatan, panitia mengumumkan pemenang stan terbaik yang dinilai secara independen oleh para juri dari jajaran insan pers profesional.

 

Hasilnya untuk juara Terbaik I dengan nilai 990 poin diraih oleh stan gabungan Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya. Juara Terbaik II dengan nilai 860 poin diraih oleh stan Sekretariat Daerah Kotim. Juara Terbaik III dengan nilai 820 poin diraih oleh stan Dinas Kesehatan.

 

Diikuti, Harapan I dengan nilai 810 poin diraih oleh stan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Harapan II dengan nilai 790 poin diraih oleh stan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dan Harapan III dengan nilai 780 poin diraih oleh stan Polres Kotim. (man)