Muara Teweh, eNewskalteng.com – Rumah jabatan (Rujab) Bupati Barito Utara digegerkan oleh aksi teror seorang pria tak dikenal yang membawa senjata tajam. Pelaku nekat menerobos kompleks rujab sebanyak dua kali dalam kurun empat hari. Puncak aksi terjadi pada Rabu malam (10/12/2025) sekitar pukul 18.30 WIB. Menurut keterangan petugas keamanan, serangan pertama terjadi pada Minggu (7/12/2025) dini hari. Saat gerbang dibuka untuk keperluan aktivitas pagi, pelaku masuk dengan sepeda motor sambil mengacungkan senjata tajam, kemudian melarikan diri sebelum petugas sempat menangkapnya. Sedangkan insiden kedua terjadi pada Rabu malam (10/12/2025), membuat kewaspadaan meningkat. Pelaku yang diyakini orang yang sama kembali menerobos area rujab dengan mengendarai sepeda motor. Saat itu, petugas Satpol PP dan Satpam yang tengah memperbaiki CCTV di gerbang utama langsung menutup pintu untuk mencegah pelaku kabur. “Gerbang kami tutup karena mencurigakan. Kami ingin menanyai maksud dan tujuannya,” ujar salah seorang anggota Satpol PP, saat ditemui awak media, Kamis (11/12/2025).
Namun, pelaku justru menghentikan motornya tepat di depan gerbang dan berusaha mengeluarkan sebilah belati. Situasi memanas membuat petugas terpaksa bertindak cepat. “Kami terpaksa melakukan tindakan untuk membela diri. Orangnya bertubuh besar, sehingga perlu tenaga ekstra untuk melumpuhkannya,” jelasnya.
Meski pelaku tidak sempat menyampaikan tujuan aksinya dan belum diketahui apakah ia menargetkan Bupati, pola serangan berulang serta keberadaan senjata tajam dianggap sebagai ancaman serius. Pelaku akhirnya berhasil diamankan malam itu juga.
Usai kejadian, pihak pengelola rujab berencana menambah portal penghalang di gerbang utama dan memperketat prosedur penerimaan tamu. “Siapapun yang masuk harus lapor terlebih dahulu,” tegasnya.
Pelaku kini diamankan di Polres Barito Utara untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif di balik aksi nekat ini. Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi. (kaer)












