BeritaEkonomiEksekutifPemkab Barito Utara

Realisasi PAD Barito Utara Capai Rp98 Miliar atau 91,16 Persen per September 2025

82
×

Realisasi PAD Barito Utara Capai Rp98 Miliar atau 91,16 Persen per September 2025

Sebarkan artikel ini
Kepala BPPD Barito Utara, Agus Siswadi.

Muara Teweh, eNewskalteng.com — Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Barito Utara hingga 30 September 2025 tercatat Rp98,25 miliar, atau 91,16 persen dari target Rp107,78 miliar. Hal ini disampaikan Kepala BPPD Barito Utara, Agus Siswadi, Jumat (17/10/2025). Ia optimis target PAD tahun 2025 akan tercapai bahkan berpotensi melebihi target.

Agus menjelaskan, kenaikan realisasi PAD terutama berasal dari Pajak Daerah dan sumber PAD lainnya. Pajak Daerah sudah melampaui target, sebesar Rp39,30 miliar atau 117,88 persen dari target Rp33,34 miliar. Sementara Retribusi Daerah tercatat Rp10,82 miliar atau 73,75 persen dari target Rp14,68 miliar.

Beberapa pajak yang telah terealisasi 100 persen atau lebih antara lain: Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), termasuk Pajak Makanan dan Minuman: Rp11,77 miliar (117,79%), Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB): Rp1,82 miliar (151,92%), Opsen PKB-BBNKB: Rp14,92 miliar (181,05%) dan Pajak Reklame: Rp377,78 juta (151,11%).

Sementara itu, Pajak Tenaga Listrik terealisasi Rp8,50 miliar (81,01%) dan Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Rp901,93 juta (75,16%), didukung capaian pajak lainnya.

Agus juga menyampaikan, dalam APBD Perubahan 2025, target PAD akan dinaikkan menjadi sekitar Rp150 miliar, dengan kenaikan pada sektor Pajak Daerah, Lain-lain PAD yang sah, dan Retribusi Daerah. Target PAD 2026 dipatok Rp154,15 miliar, dengan komposisi: Pajak Daerah Rp50,08 miliar, Lain-lain PAD Rp86,15 miliar, Retribusi Daerah Rp13,40 miliar, dan pendapatan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp4,5 miliar. “Kenaikan target tahun 2026 mempertimbangkan capaian sebelumnya, potensi PAD, dan geliat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Optimalisasi PAD sangat penting untuk mendukung pembiayaan pembangunan daerah secara mandiri,” pungkas Agus Siswadi.(kaer)

Penulis : Karina

Editor : Andi Kadarusman