KARO, 2 September (Xinhua), eNewskalteng.com — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih mempertahankan status aktivitas Gunung Sinabung pada Level III atau Siaga menyusul kembali terjadinya erupsi gunung api tersebut di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara. Seiring dengan kondisi tersebut, PVMBG mengingatkan masyarakat, khususnya warga dan wisatawan, agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sebelumnya telah direlokasi karena berada di kawasan yang berpotensi terdampak aktivitas vulkanik.
Gunung Sinabung kembali mengalami erupsi pada Senin (31/8) sekitar pukul 12.00 WIB. Erupsi tersebut menghasilkan kolom abu vulkanik yang teramati mencapai ketinggian sekitar 3.500 meter di atas puncak gunung. Dengan ketinggian tersebut, material erupsi terpantau berada pada sekitar 5.960 meter di atas permukaan laut.
PVMBG terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Sinabung dan mengimbau masyarakat untuk mematuhi rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan. Warga maupun wisatawan diminta tidak memasuki atau melakukan kegiatan di kawasan desa-desa yang telah direlokasi, terutama karena aktivitas vulkanik masih berada pada tingkat Siaga.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari langkah mitigasi untuk mengurangi risiko terhadap masyarakat di sekitar Gunung Sinabung. Pemerintah dan pihak terkait juga terus memantau aktivitas gunung api guna mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi. Masyarakat di sekitar kawasan Gunung Sinabung diharapkan tetap mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi terkait perkembangan aktivitas gunung tersebut.(red)












