KUALA KURUN, eNewskalteng.com–Warga Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria dalam kondisi tak bernyawa pada Minggu (3/5/2026) pagi. Korban diduga kuat menjadi korban tindak pembunuhan, dan saat ini kasus tersebut tengah ditangani serius oleh aparat kepolisian.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Pelaksana Harian (Plh) Kapolsek Tewah, Ipda Muchlis Aryanto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, ditemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban yang mengarah pada dugaan tindak pidana.
Korban diketahui berinisial F (38), seorang wiraswasta. Berdasarkan data identitas pada KTP, korban tercatat sebagai warga Tanjung Pinang, Kota Palangka Raya. Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami identitas lengkap serta aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan di wilayah Tewah. “Di lokasi kejadian, kami juga mengamankan sejumlah barang bukti milik korban, di antaranya satu kaos merah dan celana panjang denim warna hitam. Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Muchlis.
Peristiwa penemuan mayat itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB di sebuah lahan kosong yang berada di belakang rumah warga bernama Udemson, di Jalan Hentak, RT 006, Kelurahan Tewah. Usai penemuan, petugas langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad korban pertama kali ditemukan setelah seorang saksi, Bensi Y. Binti (76), menerima informasi dari warga yang datang mengetuk jendela rumahnya. Bersama warga lainnya, saksi kemudian memastikan kondisi korban dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tewah.
Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil visum et repertum dari tim medis. Sementara itu, jenazah telah dievakuasi ke RSUD Kuala Kurun. Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami sejumlah petunjuk guna mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. (Hy)












