Berita

Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Isteri Peng Liyuan Kunjungi Museum Besar Mesir di Giza

22
×

Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Isteri Peng Liyuan Kunjungi Museum Besar Mesir di Giza

Sebarkan artikel ini
Presiden Tiongkok Xi Jinping dan istrinya, Peng Liyuan, didampingi Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan istrinya, Entissar El-Sisi, mengunjungi Museum Besar Mesir di Giza, Mesir, pada 2 September 2026. (Xinhua/Xie Huanchi)

KAIRO, 3 September (Xinhua), eNewskalteng.com — Presiden Tiongkok Xi Jinping bersama istrinya, Peng Liyuan, mengunjungi Museum Besar Mesir di Giza pada Rabu (2/9). Kunjungan tersebut dilakukan bersama Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan istrinya, Entissar El-Sisi. Dalam kunjungan itu, kedua kepala negara beserta pasangan masing-masing menikmati berbagai peninggalan sejarah Mesir, termasuk ukiran batu, pilar, dan prasasti yang menjadi bagian dari kekayaan peradaban kuno negara tersebut. Mereka juga melihat deretan piramida dari dek observasi museum.

Xi dan El-Sisi kemudian mengunjungi ruang pameran Tutankhamun. Di sana, keduanya menyaksikan sejumlah artefak bersejarah yang bernilai tinggi, antara lain takhta firaun, topeng emas, serta kereta perang kerajaan. Museum tersebut menjadi salah satu simbol penting warisan peradaban Mesir sekaligus ruang yang mempertemukan sejarah, budaya, dan pertukaran antarmasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Xi menekankan bahwa Tiongkok dan Mesir merupakan dua negara dengan peradaban kuno yang memiliki sejarah panjang. Menurutnya, hubungan kedua peradaban telah melintasi batas ruang dan waktu serta terus memperkaya persahabatan antara kedua bangsa. Xi menyerukan agar kedua negara terus menjunjung nilai-nilai kesetaraan, pembelajaran timbal balik, dialog, dan keterbukaan dalam hubungan antarperadaban. Ia juga mendorong implementasi Inisiatif Peradaban Global.

Menurut Xi, Tiongkok dan Mesir perlu bersama-sama mendorong terciptanya koeksistensi yang inklusif serta memperkuat pembelajaran dan saling pengertian di antara berbagai peradaban. Upaya tersebut dinilai dapat menghimpun kekuatan positif untuk membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.

Sementara itu, El-Sisi menyampaikan apresiasi kepada Xi atas ucapan selamat yang disampaikannya saat pembukaan Museum Besar Mesir tahun lalu. El-Sisi mengatakan bahwa peradaban Mesir Kuno dan peradaban Tiongkok sama-sama memiliki karakter terbuka, inklusif, serta mampu hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sejalan dengan semangat Inisiatif Peradaban Global yang digagas Xi.

Presiden Mesir tersebut menegaskan bahwa negaranya siap memperkuat kerja sama dengan Tiongkok dalam bidang pertukaran antarmasyarakat dan kebudayaan. Kerja sama itu diharapkan dapat memperdalam pembelajaran timbal balik antarperadaban sekaligus berkontribusi terhadap terciptanya dunia yang lebih harmonis dan inklusif.(red)