BeritaPemprov Kalimantan Tengah

Plt Sekda M Katma F Dirun Buka Rapat TEPRA Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalteng Tahun 2025

282
×

Plt Sekda M Katma F Dirun Buka Rapat TEPRA Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalteng Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Peserta rapat. (Photo/Aldo)

Palangka Raya. eNewskalteng.com – Pemprov. Kalteng melalui Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Prov Kalteng M Katma F Dirun buka Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalteng Tahun 2025, di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (21/1/2025).

 

Katma menyampaikan bahwa rapat ini merupakan forum strategis untuk memperkuat koordinasi, sinergi, dan harmonisasi dalam pengelolaan anggaran, khususnya percepatan penyerapan anggaran, baik Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalteng untuk tahun 2025.

 

“Menjadi harapan kita semua, melalui Rapat TEPRA ini, berbagai kendala yang menghambat realisasi anggaran pada tahun 2024 dapat diidentifikasi, untuk kemudian dirumuskan solusinya bersama, agar permasalahan-permasalahan yang sama tidak terulang kembali pada tahun 2025, sehingga realisasi pembangunan tahun ini akan semakin meningkat, sesuai dengan target yang telah direncanakan,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan bahwa, secara umum realisasi keuangan dan fisik Pemprov Kalteng dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalteng Tahun Anggaran 2024 sampai dengan tanggal 31 Desember 2024 masih belum mencapai target sesuai dengan harapan.

 

“Upaya percepatan penyerapan anggaran harus betul-betul menjadi perhatian serius kita bersama, karena akan berdampak terhadap laju pembangunan, pertumbuhan ekonomi, inflasi, hingga pelayanan kepada masyarakat dan memberikan kontribusi sesuai arahan dari Bapak Presiden Prabowo dapat diwujudkan di dalam Asta Cita,” tambahnya.

 

 

Dirinya juga berpesan agar seluruh Perangkat Daerah saling bersinergi mendorong percepatan realisasi anggaran mewujudkan belanja yang berkualitas agar pemerataan pembangunan fisik dan non-fisik bisa tercapai, termasuk peningkatan kualitas layanan publik, stabilitas harga, daya beli masyarakat, dan dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

 

Ia juga berharap agar rapat TEPRA ini tidak hanya sekedar menjadi rutinitas, tetapi juga dijadikan sebagai forum untuk berbagi ide, mengidentifikasi kendala dan mencari solusi demi mewujudkan visi pembangunan daerah yang telah dicanangkan bersama.

 

Terakhir, ia berharap melalui kerjasama yang solid dan komitmen bersama untuk membangun daerah, saya yakin kita dapat mencapai target pembangunan yang telah direncanakan,” tuturnya.(YZ)