BeritaDPRD PalangkarayaLegislatif

Pendidikan Mitigasi Bencana Dinilai Penting bagi Masa Depan Kota Palangka Raya

1
×

Pendidikan Mitigasi Bencana Dinilai Penting bagi Masa Depan Kota Palangka Raya

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim.

Palangka Raya, eNewskalteng.com — Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, menegaskan pentingnya pendidikan mitigasi bencana diberikan sejak usia dini melalui lingkungan sekolah. Menurutnya, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang tangguh dan memiliki kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.

Arif mengatakan sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan pemahaman kebencanaan kepada peserta didik. Melalui pendidikan yang berkelanjutan, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran dan keterampilan menghadapi situasi darurat. “Penanaman kesadaran bencana harus dimulai sejak usia sekolah, karena hal ini merupakan investasi penting untuk membentuk masyarakat yang lebih siap dan tangguh saat menghadapinya,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, materi mitigasi bencana perlu menjadi bagian dari proses pendidikan yang diterapkan secara konsisten. Dengan demikian, siswa dapat memahami berbagai risiko bencana yang mungkin terjadi di lingkungan sekitar serta mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan untuk meminimalkan dampaknya. Arif menjelaskan bahwa kesiapsiagaan tidak dibangun ketika bencana terjadi, melainkan melalui proses pembelajaran dan latihan yang dilakukan jauh sebelumnya. Karena itu, pengenalan prosedur keselamatan dan jalur evakuasi perlu diberikan sejak dini agar menjadi kebiasaan bagi para pelajar.

Ia menilai pengetahuan dasar mengenai mitigasi bencana sangat penting, terutama karena Kota Palangka Raya memiliki sejumlah potensi bencana yang perlu diantisipasi oleh masyarakat. “Penguasaan pengetahuan dasar tentang mitigasi bencana merupakan bekal krusial bagi pelajar, mengingat Palangka Raya memiliki sejumlah potensi bencana yang perlu diwaspadai,” katanya.(nis)