Kotawaringin Timur, enewskalteng.com – Warga Jalan Bumi Raya 1, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digegerkan dengan penemuan tulang belulang yang diduga merupakan kerangka manusia di bawah sebuah jembatan, Senin (8/6/2026). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat berdatangan ke lokasi, setelah kabar dan rekaman video temuan itu beredar luas di media sosial.
Salah seorang pedagang yang sering berjualan di sekitar lokasi, Anti, mengaku telah mencium aroma tidak sedap sejak beberapa hari terakhir. Ia mendapat informasi dari pedagang lain, yang menyebut jika di bawah jembatan terdapat tulang belulang mirip kerangka manusia. “Saya sudah sekitar lima hari berdagang di sini. Memang beberapa hari terakhir tercium bau busuk. Ada pedagang lain yang bilang kalau di bawah jembatan ada tulang yang mirip tulang manusia,” ujarnya. Karena tidak berani melihat langsung, Anti meminta suaminya memeriksa ke bawah jembatan dan memoto tulang tersebut menggunakan ponsel. “Saya tidak berani melihat langsung. Tapi setelah melihat foto yang diambil suami, memang bentuknya mirip kerangka manusia, bahkan terlihat seperti ada tengkoraknya,” katanya.
Warga lainnya, Arok, juga mengaku mencium bau menyengat dari sekitar lokasi sejak dua hingga tiga hari terakhir. “Awalnya saya kira bau itu berasal dari sisa orang mencuci hewan kurban. Di jembatan ini memang sering ada orang nongkrong pada malam hari, tapi saya tidak melihat aktivitas yang mencurigakan,” ucapnya. Menurut Arok, tulang belulang tersebut kemungkinan hanyut terbawa arus sungai sebelum akhirnya tersangkut di bawah jembatan. “Saya menduga hanyut lalu tersangkut di sini. Kalau melihat kondisinya yang sudah tinggal tulang dan tengkorak, kemungkinan sudah lama. Tapi baunya baru terasa beberapa hari terakhir,” jelasnya.
Mendapat laporan itu, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah tulang yang ditemukan kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Hingga kini belum dapat dipastikan apakah tulang belulang tersebut merupakan kerangka manusia atau bukan. Tulang-tulang yang ditemukan telah dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit, guna menjalani pemeriksaan dan identifikasi oleh pihak berwenang. (man)












