Palangka Raya, eNewskalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2025 di Aula Bapperida Kalteng, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, yang hadir mewakili Gubernur Kalteng. Rakor turut dihadiri perwakilan Setwapres RI, Badan Pusat Statistik (BPS), serta tenaga ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dalam sambutan tertulis Gubernur Kalteng yang dibacakan Wagub Edy, ditegaskan bahwa pengentasan kemiskinan menjadi prioritas pembangunan daerah yang selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Pembangunan berkelanjutan dinilai sebagai upaya nasional dan global untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh dan berkesinambungan.
Plt Sekretaris Daerah Kalteng yang juga menjabat sebagai Kepala Bapperida, Leonard S. Ampung, menjelaskan bahwa Rakor Penanggulangan Kemiskinan 2025 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam menurunkan angka kemiskinan. Menurutnya, penguatan program dan penganggaran daerah menjadi kunci percepatan penanggulangan kemiskinan.
“Harapannya, kabupaten/kota menyiapkan alokasi APBD yang mendukung penurunan kemiskinan,” ujar Leonard.
Ia juga menekankan perlunya memperluas program padat karya sebagai langkah strategis untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, sektor UMKM dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat di berbagai daerah.
“UMKM harus terus kita dorong agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dan merasakan manfaat ekonominya,” tambahnya.
Melalui rakor ini, Pemprov Kalteng berharap sinergi lintas sektor dan lintas daerah semakin kuat sehingga program penanggulangan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif dan terukur dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.(Zen)
Penulis : Zendrato
Editor : Andi Kadarusman












