BeritaEksekutifPemprov Kalimantan Tengah

Pemprov Kalteng Tegaskan Komitmen Percepatan Eliminasi TBC hingga Tingkat Kelurahan

13
×

Pemprov Kalteng Tegaskan Komitmen Percepatan Eliminasi TBC hingga Tingkat Kelurahan

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Riza Syahputra, saat hadiri kegiatan. (Photo/Zen)

PALANGKA RAYA, eNewskalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah mendukung pembentukan Kelurahan Siaga Tuberkulosis (TBC) sebagai upaya memperkuat penanggulangan penyakit TBC berbasis masyarakat. Dukungan tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng pada Pertemuan Pembentukan Kelurahan Siaga TBC lingkup Kota Palangka Raya yang berlangsung di Aula Hotel Luwansa Palangka Raya, Rabu (10/6/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, yang mewakili Wali Kota Palangka Raya beserta jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya. Turut hadir Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Riza Syahputra, bersama para pemangku kepentingan dan perwakilan kelurahan se-Kota Palangka Raya.

 

Dalam sambutan Wali Kota Palangka Raya yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Achmad Zaini, disampaikan bahwa pembentukan Kelurahan Siaga TBC merupakan langkah strategis untuk memperkuat upaya eliminasi tuberkulosis melalui keterlibatan aktif masyarakat. Kelurahan dinilai memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, melakukan deteksi dini kasus, mendukung keberhasilan pengobatan pasien, serta mencegah penularan TBC di lingkungan sekitar.

 

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Riza Syahputra, menyampaikan bahwa keberhasilan eliminasi TBC memerlukan sinergi lintas sektor dan dukungan masyarakat secara luas. Menurutnya, pembentukan Kelurahan Siaga TBC menjadi salah satu langkah nyata untuk memperkuat jejaring pengendalian TBC hingga ke tingkat komunitas.

“Pengendalian TBC tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Melalui Kelurahan Siaga TBC, diharapkan terbangun lingkungan yang lebih peduli, tanggap, dan aktif dalam mendukung upaya eliminasi TBC,” ujarnya.

 

Pembentukan Kelurahan Siaga TBC diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya TBC, mempercepat penemuan kasus, memastikan pasien menjalani pengobatan secara tuntas, serta menekan risiko penularan di lingkungan masyarakat.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program percepatan eliminasi TBC sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin sehat dan sejahtera.(Zen)