BeritaPemkab Palangkaraya

Pemkot Palangka Raya Perkuat Sinergi Tangani Kawasan Ponton Lewat Forum P4GN

174
×

Pemkot Palangka Raya Perkuat Sinergi Tangani Kawasan Ponton Lewat Forum P4GN

Sebarkan artikel ini
Kegiatan forum komunikasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN). (Photo/Ist)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Pemerintah Kota Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya dalam menangani permasalahan narkoba, khususnya di kawasan Ponton. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan menghadiri Forum Komunikasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), yang digelar di Ruang Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (24/2/2025).

Forum yang diinisiasi oleh BNN Kota Palangka Raya ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, dan menjadi tindak lanjut dari berbagai aksi serta koordinasi yang telah dilakukan pemerintah kota sebelumnya.

“Hari ini rakor yang diinisiasi oleh BNN merupakan tindak lanjut dari beberapa aksi yang telah dilakukan sebelumnya. Pemerintah Kota bersinergi dengan berbagai instansi vertikal untuk menangani masalah di kawasan Ponton,” ujar Arbert.

Salah satu fokus utama dari upaya ini adalah mengubah stigma negatif masyarakat terhadap kawasan Ponton, yang selama ini dikenal sebagai titik rawan peredaran narkoba.

“Kita ingin mengubah mindset masyarakat tentang Ponton. Kawasan ini harus menjadi pemukiman yang memiliki standar layak dan tidak lagi dikenal sebagai pusat peredaran narkoba,” tegasnya.

Sebagai bagian dari program rehabilitasi kawasan, Pemkot Palangka Raya telah menjadwalkan berbagai kegiatan yang melibatkan sejumlah instansi. Dari bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), misalnya, telah dilakukan program pembimbingan mental lintas agama, termasuk Islam, Kristen, dan Katolik, yang dilaksanakan setiap bulan.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan turut berkontribusi dengan mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Ponton. Sementara itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) telah menggelar layanan KB untuk masyarakat setempat.

Tak berhenti di situ, pemerintah juga berencana menjadwalkan kegiatan secara berkala dan bergiliran setiap minggu untuk menjangkau lebih banyak warga.

“Kita ingin membuat program ini lebih efektif. Dengan kegiatan mingguan, diharapkan manfaatnya bisa dirasakan merata oleh seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah berharap bahwa kehadiran petugas dari berbagai instansi dapat memberikan dampak positif dan menarik simpati warga untuk ikut serta dalam program rehabilitasi kawasan Ponton.

“Dengan dukungan dari berbagai pihak, kami optimis kawasan Ponton bisa bertransformasi menjadi lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba,” tambahnya.

Arbert menutup dengan harapan besar terhadap masa depan kawasan Ponton. “Harapan kita tentunya agar masyarakat bisa menghilangkan image negatif kawasan ini, dan menjadikannya lingkungan yang aman, nyaman, serta layak huni bagi semua,” tutupnya.(man)