Palangka Raya, eNewskalteng.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain, menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menghadapi kemungkinan masuknya virus baru ke wilayah ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut. Pemerintah kota disebut telah menyusun langkah-langkah antisipatif sebagai bentuk kesiagaan terhadap potensi penyebaran virus.
“Pada prinsipnya, kita Pemerintah Kota Palangka Raya ingin menangani secara cepat,” ujar Akhmad Husain kepada awak media pada Jumat (10/1/2024).
Meski hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait keberadaan virus baru di Palangka Raya, pemerintah telah mengambil langkah proaktif dengan mengaktifkan koordinasi lintas sektor. Salah satu pendekatan utama yang akan diterapkan adalah dengan mengadaptasi pola dan prosedur yang pernah digunakan saat penanganan pandemi COVID-19.
“Kita antisipasi polanya, prosedurnya sebagaimana kita Covid dulu,” tambahnya.
Pemerintah Kota juga telah melakukan komunikasi intensif dengan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. Jika ada laporan terkait penyebaran virus baru, langkah tanggap darurat akan segera diterapkan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah terbukti efektif sebelumnya.
“Kita sudah komunikasikan dengan Kepala Dinas Kesehatan juga, andai kata itu nanti ada laporan, kita akan tangani sesuai dengan SOP pada saat Covid,” jelasnya.
Akhmad Husain menekankan bahwa pengalaman dari penanganan pandemi COVID-19 menjadi pelajaran penting yang kini dijadikan dasar dalam menyusun rencana mitigasi. Pemerintah Kota siap mengaktifkan kembali mekanisme tanggap darurat, termasuk dalam hal koordinasi lintas instansi, penyediaan fasilitas kesehatan, serta penyampaian informasi kepada masyarakat.
“Masyarakat tetap waspada, menjaga kesehatan, dan mematuhi protokol yang dianjurkan oleh pemerintah. Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, ancaman virus baru dapat ditangani dengan baik dan cepat,” tandasnya.(man)












