BeritaEksekutifKesehatanNasionalPemkab Murung Raya

Pemkab Murung Raya Komitmen Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis Lewat Validasi Data SPPG

172
×

Pemkab Murung Raya Komitmen Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis Lewat Validasi Data SPPG

Sebarkan artikel ini
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hermon, didampingi Asisten III Setda Murung Raya, Andri Raya, serta sejumlah staf terkait saat menghadiri Rapat Validasi Data titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).(Photo/dok.diskominfo)

Palangka Raya. eNewskalteng.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya menghadiri Rapat Validasi Data titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digelar di Hotel Bahalap, Kamis (2/10/2025).

Bupati Murung Raya, Heriyus, menugaskan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hermon, didampingi Asisten III Setda Murung Raya, Andri Raya, serta sejumlah staf terkait untuk mewakili dalam rapat tersebut.

Rapat yang dipimpin oleh Dedi Suprijadi dari Badan Gizi Nasional ini bertujuan untuk memvalidasi data SPPG sebagai langkah percepatan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk memproduksi dan mendistribusikan makanan bergizi, aman, dan higienis bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat umum guna meningkatkan status gizi nasional.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri bersama Badan Gizi Nasional dan diikuti oleh Satgas MBG dari seluruh provinsi, kabupaten, dan kota se-Kalimantan.

Dedi Suprijadi menekankan pentingnya akurasi data dalam program ini. “Dengan adanya rapat ini, diharapkan data SPPG dapat divalidasi secara akurat sehingga program MBG berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Dedi kepada sejumlah wartawan.

Sementara itu, Hermon menegaskan komitmen Pemkab Murung Raya untuk mendukung penuh keberhasilan program tersebut. “Kita ingin yang terbaik untuk masyarakat. Jangan sampai program ini dilaksanakan setengah hati hingga menimbulkan persoalan di lapangan. Yang rugi nanti adalah masyarakat dan anak-anak kita sendiri,” pungkas Hermon.(red)