Kasongan. eNewskalteng.com — Pemerintah Kabupaten Katingan menjamin keadilan dalam pemberian bantuan sarana dan prasarana untuk umat Hindu kaharingan bersama pemeluk agama lain. Pernyataan itu disampaikan Bupati Katingan Saiful dalam sambutannya yang dibacakan Penjabat Sekda Katingan, Deddy Ferras saat menutup acara Festival Tandak, Sabtu malam (29/6 2025).

Dikatakannya, Umat Hindu Kaharingan sebagai obyek dan subyek pembangunan memiliki kontribusi yang positif terhadap pembangunan daerah. Menjadi tugas pemerintah membangun sektor keagamaan yang berkeadilan tanpa membedakan antara satu dengan yang lain. “Komitmen pemerintah proporsional dalam fasilitasi sarana dan prasarana untuk umat beragama dengan berasaskan keadilan tanpa ada perbedaan dengan yang lain,” ujarnya.
Deddy Ferras menambahkan, dengan terselenggaranya Festival Tandak akan menumbuhkan semangat dan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah. Hal itu sebagai upaya konkret pemerintah menghadapi arus globalisasi yang bisa mengikis identitas kemajemukan budaya daerah.
Dalam acara penutupan, Kecamatan Tasik Payawan meraih predikat sebagai juara umum dengan skor 14,776. Sementara peringkat dua diraih Kecamatan Marikit dengan skor nilai 12,255. Festival Tandak 2025 diikuti 10 kecamatan minus Kecamatan Kamipang, Mendawai dan Katingan Kuala. Bersamaan dengan penyelenggaraan Festival juga digelar Musyawarah Daerah kelima untuk Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan.
Nampak hadir dalam kegiatan itu, Staf Ahli Gubernur Kalteng Yuas Elko, unsur Forkompinda, sejumlah kepala OPD, Anggota DPRD, Pengurus MABHK Provinsi Kalteng dan Katingan serta sejumlah undangan. (dan)












