BeritaPemkab KatinganPemprov Kalimantan Tengah

Pemkab Katingan Gelontorkan Dana Rp 2 M Untuk Mendukung Kegiatan TMMD ke 123

294
×

Pemkab Katingan Gelontorkan Dana Rp 2 M Untuk Mendukung Kegiatan TMMD ke 123

Sebarkan artikel ini
Pj. Bupati katingan Sutoyo menunjukkan naskah kerjasama penandatanganan kegiatan TMMD ke-123 regular tahun 2025.(Photo/dani)

Katingan. eNewskalteng.com — Pemerintah Kabupaten Katingan menggelontorkan dana sebesar Rp 2 Milliar untuk  mendukung kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 123. Dana tersebut dipergunakan  untuk penimbunan badan jalan, pembangunan jembatan serta beragam kegiatan yang diprogramkan.

Menurut Pejabat Bupati Katingan Sutoyo,  Pemerintah telah menganggarkan  melalui APBD senilai Rp 2 Milliar yang bertujuan guna pekerjaan infrastruktur dan non fisik pada desa sasaran. ‘’Melalui kegiatan TMMD tersebut diharapkan akan mampu menuntaskan beragam permasalahan yang dihadapi masyarakat. Adanya kolaborasi TNI Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat setempat akan mampu meningkatkan ketahanan desa dalam menghadapi resesi saat ini,’’ ujar Sutoyo dalam sambutannya saat membuka TMMD ke-123 di Desa Luwuk Kiri, Kecamatan Tasik Payawan, Rabu (19/2/2025).

Ditambahkan Sutoyo, kegiatan TMMD ini juga diharapkan akan mendorong ketahanan masyarakat baik itu ketahanan pangan, kesehatan dan social, serta menciptakan rasa kekompakan dalam membedah beragam masalah yang dihadapi untuk  menjadi senasib dan sepenanggungan.

Sutoyo mengatakan, kehadiran TNI sangat membantu masyarakat dan pemerintah daerah, apalagi ditengah kurangnya anggaran dalam pembangunan.  Kolaborasi TNI Polri, Pemerintah dan masyarakat akan mengisi kekosongan serta mewujudkan pemerataan dalam pembangunan. “Ekonomi kita saat ini belum pulih, pastinya akan muncul keterbatasan dalam anggaran. Kegiatan ini akan mewujudkan pemerataan pembangunan  guna mewujudkan ketahanan nasional,” tandasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan salah satu pekerjaan rumah pemerintah daerah saat ini yakni peningkatan jalan dari Kasongan menuju Tumbang Panggu dan Petak Bahandang. Untuk diketahui, jalan itu baru bias dilalui jika musim kemarau dan tanah dalam kondisi kering. “Anak-anak sekolah juga melalui ruas jalan ini. Jika hujan tak bisa dilalui, untuk itu harapan kami jalan ini tuntas melalui TMMD tahun ini,” pungkasnya. (dani)