BeritaEksekutifPemkab Gunung MasTeknologi

Pemkab Gunung Mas Gaspol Bangun SRT, Perluas Akses Pendidikan Warga Kurang Mampu

102
×

Pemkab Gunung Mas Gaspol Bangun SRT, Perluas Akses Pendidikan Warga Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong bersama Wabup Efrensia LP. Umbing, Ketua TP PKK Mimie Mariatie Jaya S. Monong, serta perwakilan murid Sekolah Rakyat saat menekan tombol sirene sebagai tanda dimulainya pembangunan permanen Sekolah Rakyat (Photo/SR).

Kuala Kurun, eNewskalteng.com — Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menegaskan dukungan terhadap program strategis nasional bidang pendidikan melalui peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 54 Gunung Mas Tahun 2026, Senin (26/1/2026), di Kuala Kurun. Peletakan batu pertama dilakukan Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong bersama Wakil Bupati Efrensia L.P. Umbing, Ketua TP PKK Mimie Mariatie Jaya S. Monong, serta perwakilan murid Sekolah Rakyat, sebagai simbol dimulainya pembangunan sekolah permanen tersebut.

Pembangunan SRT berlokasi di Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, melanjutkan Sekolah Rakyat Rintisan yang telah berjalan sejak September 2025 sebagai upaya memperluas layanan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Bupati Jaya Samaya Monong menyampaikan Sekolah Rakyat dirancang bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi pusat pengembangan karakter, kepemimpinan, serta keterampilan hidup dan kewirausahaan sosial untuk mencetak generasi unggul dan berdaya saing. “Sekolah Rakyat diharapkan melahirkan agen perubahan yang mampu meningkatkan taraf hidup keluarga sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional,” tegasnya kepada sejumlah awak media.

Untuk Kalimantan Tengah, pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan di empat daerah, yakni Palangka Raya, Katingan, Kotawaringin Timur, dan Gunung Mas melalui skema multi years contract 2025–2026, ditargetkan rampung Juni 2026 dan siap digunakan pada Tahun Ajaran 2026/2027, dengan dukungan lintas sektor Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya.(red)